Breaking News:

Berita Surabaya Hari Ini

Guru di Buring Malang Rakit Senpi Ilegal, Polisi Dalami Kemungkinan Terhubung dengan Terorisme

Polda Jatim bersama tim Densus Mabes Polri sedang mendalami kasus senpi ilegal guru di Malang terkait adanya dugaan kaitannya dengan terorisme.

sugiharto/suryamalang.com
Polda Jatim amankan senpi rakitan ilegal dari tangan tersangka AR yang berstatus seorang guru di Buring Malang 

Berita Surabaya Hari Ini
Reporter: Syamsul Arifin 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Seorang guru di Malang diamankan Polda Jatim diduga merakit senjata api (senpi) tanpa dilengkapi surat yang sah. 

Penangkapan tersangka juga melibatkan Tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko, menegaskan pihaknya bersama tim Densus Mabes Polri sedang mendalami kasus ini terkait adanya dugaan kaitannya dengan terorisme.

Baca juga: Polda Jatim, Polres Malang, Densus 88, Tangkap Guru di Buring Malang Perakit Senpi Ilegal

"Yang jelas masih didalami kaitannya dengan teroris mungkin ada atau tidaknya jaringan terorisme tapi semua masih didalami," tegas Gatot, Jumat, (23/4/2021). 

Tersangka mengaku bahwa ia merakit sendiri dan memodifikasi sendiri sesuai dengan permintaan pemesan. 

"Pemesannya ada yang melalui telepon, chat dan lainnya," kata Wadir Krimum Polda Jatim, AKBP Nasrun Pasaribu menambahkan. 

Sebelumnya, Pria berinisial AR ditetapkan sebagai tersangka.

Pria ini masih berusia 23 tahun yang bekerja sebagai tenaga pengajar. 

Dari tangan tersangka korps bhayangkara mengamankan tujuh pucuk dengan biaya sebesar Rp 3,5 juta sampai Rp 6,5 juta per pucuk.

Atas perbuatannya tersangka AR dijerat dengan Pasal 1 UU Darurat No 12 Tahun 1951 tentang Tindak Pidana Merakit, Membuat, Menyimpan, Menguasai dan Membawa Senjata Api Tanpa Dilengkapi dengan Dokumen yang Sah, dengan ancaman hukuman penjara 20 tahun. 

Tersangka telah membuat atau merakit senjata Air Soft Gun Merk Baikal Makarov menjadi Senjata Api jenis laras pendek kaliber 22 mm, kaliber 38 mm, dan kaliber 9 mm. 

Selain itu, tersangka juga telah membuat senjata rakitan jenis Revolver kaliber 38 mm dengan menggunakan senjata Air Soft Gun.

Editor: isy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved