Breaking News:

Fakta Sebenarnya Ibu Bawa Jenazah Anaknya Pakai Becak, Diduga Covid-19 Sampai Ditolak 2 Rumah Sakit

Aksi seorang ibu nekat membawa jenazah sang anak dengan menggunakan becak viral di media sosial, simak fakta sebenarnya.

Penulis: Ratih Fardiyah | Editor: Adrianus Adhi
SURYAMALANG.COM/Twitterr @iamdevv23
Viral seorang ibu bawa jenazah anaknya pakai becak ini fakta sebenarnya¬† 

Di Kota Patna, Pranay Punj berusaha mencari obat remdesivir untuk ibunya yang sakit parah karena Covid-19 di berbagai apotek.

Pranay kemudian diberitahu seorang apoteker bahwa obat itu bisa ia beli di pasar gelap searga 100.000 rupee atau sekitar Rp 19,4 juta.

Harga yang dipatok ini 30 kali lipat dari harga normal remdesivir yang dijual di apotek.

Bahkan, dilansir France24, harga obat itu di pasar gelap sama dengan tiga kali gaji bulanan rata-rata pekerja kantoran di India.

Beruntung Pranay berhasil mendapat obat remdesivir cuma-cuma dari kerabatnya yang baru meninggal karena Covid-19.

Namun beberapa saat kemudian, dia ditelepon pihak rumah sakit bahwa stok oksigen telah habis.

Kondisi ibu Pranay pun terancam karena bergantung dengan pasokan oksigen itu.

"Beberapa jam kemudian, kami berhasil mendapatkan satu tempat tidur dengan harga yang sangat tinggi di rumah sakit swasta dan memindahkannya ke sana," katanya kepada AFP.

Nasib serupa dialami Ahmed Abbas, yang harus membayar 45.000 rupee untuk tabung oksigen 46 liter.

Harga 45.000 rupee atau sekitarRp 8,7 juta, sembilan kali lipat dari harga normalnya.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved