Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Jadwal Penyekatan Wilayah di Kabupaten Malang

Satlantas Polres Malang melaksanakan penyekatan wilayah di berbagai titik pintu masuk Kabupaten Malang pada 6-17 Mei 2021.

Penulis: Mohammad Erwin
Editor: isy
erwin wicaksono/suryamalang.com
Ilustrasi penyekatan oleh petugas Polres Malang di Pos Polisi Exit Tol Karanglo Singosari beberapa waktu lalu. 

Berita Malang Hari Ini
Reporter: Erwin Wicaksono
Editor: Irwan Sy (ISY)

SURYAMALANG.COM | MALANG - Satlantas Polres Malang melaksanakan penyekatan wilayah di berbagai titik pintu masuk Kabupaten Malang pada 6-17 Mei 2021.

“Penyekatan tetap kamj lakukan mulai tanggal 6 sampai 17 Mei 2021. Atensi dari Polda Jawa Timur untuk meningkatkan operasi yustisi mulai tanggal 22 April 2021 sampai tanggal 5 Mei 2021,” beber Kasatlantas Polres Malang, AKP Agung Fitriansyah ketika dikonfirmasi.

Kata Agung, terdapat zonasi rayon.

Selama penyekatan ada 7 wilayah Rayon Malang yang diperbolehkan melaksanakan aktivitas seperti biasa.

“Dari awal sudah ada himbauan agar tidak mudik. Jadi warga Malang yang boleh beraktivitas di 7 Rayon Malang mulai dari Kabupaten Malang, Kota Malang, Kota Batu, Pasuruan Kota, Pasuruan Kabupaten, Probolinggo Kota, dan Probolinggo Kabupaten,” kata Agung.

Agung menambahkan, apabila terdapat pengendara yang datang ketahuan bukan berasal dari 7 Rayon Malang tersebut, maka akan ditindak tegas.

"Seumpamanya ada pemudik dari Jakarta ke Malang dan saat ada penyekatan itu dia akan dikembalikan lagi di wilayah setempat,” tandas Agung.

Selain itu, Agung memerintahkan jajarannya agar rutin melakukan patroli di jalan-jalan tikus atau jalan terobosan.

"Kami sudah melakukan pendataan di mana saja jalan-jalan tikus. Kami akan berkolaborasi dengan jajaran Polsek untuk berpatroli. Hingga kini sudah kami cek di titik-titik mana saja yang menjadi jalur tikus,” jelasnya.

Sebagai informasi, titik penyekatan rencananya berada di Pos Bakpao Telo Lawang, exit tol Lawang, exit tol Singosari, exit tol Pakis, Sumberpucung, dan Ampelgading.

“Peraturan ini berlaku untuk siapapun, kecuali ada perjalanan dinas atau ada yang butuh perawatan yang ada surat kesehatan resmi itu boleh,” tutupnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved