Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Kelanjutan Kasus Hoaks Penembakan Idris Al Marbawy, Polres Malang akan Tetapkan Tersangka

Kasus video hoaks penembakan Idris Al Marbawy terus bergulir. Polisi dikabarkan akan menetapkan tersangka

erwin wicaksono/suryamalang.com
Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar. 

Berita Malang Hari Ini
Reporter: Erwin Wicaksono
Editor: Irwan Sy (ISY)

SURYAMALANG.COM | MALANG - Kasus video hoaks penembakan Idris Al Marbawy terus bergulir.

Polisi dikabarkan akan menetapkan tersangka terkait dalang di balik video heboh tersebut dalam waktu dekat.

"Kami sudah lakukan penyitaan barang atau alat yang diduga dilakukan untuk perbuatan pidana. Insyaallah Minggu depan sudah ada penetapan tersangka," kata Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar ketika dikonfirmasi, Minggu (25/4/2021).

Hendri menegaskan proses hukum kasus yang melibatkan pengasuh Pondok Pesantren Thoriqul Jannah Ngajum ini tetap berjalan.

"Kasus ini akan tetap dilakukan sesuai dengan gelar dari Cyber Polda Jawa Timur,” imbuh Hendri.

Kendati hendak menetapkan tersangka, Hendri belum bisa menjelaskan secara gamblang sosok tersangka dalam kasus video bertajuk Idris melawan Nyi Ronggeng itu.

Idris Al Marbawi sontak tersohor lewat konten yang ia unggah di akun YouTube Gus Idris Official.

Hendri menjelaskan jika Idris telah mengaku kepada polisi bahwa konten yang  dibuat murni settingan.

“Saat diperiksa mereka (Gus Idris dan timnya) sudah mengakui jika ini memang sengaja dibuat, dan mereka sama sekali tidak tahu kalau itu akan menimbulkan keonaran dan ketidaktenangan dari masyarakat,” ucap Hendri.

Hendri memastikan segala komponen yang terdapat di video heboh Gus Idris untuk kebutuhan konten.

Konten itu berupa cerita berseri. Pada adegan usai melawan Nyi Ronggeng, suara tembakan terdengar dan seolah-olah Idris menjadi korban penembakan.

"Kami juga membuktikan jika yang seperti noda darah itu adalah kapsul darah. Dibeli secara online seharga Rp 17 ribu. Suara mirip tembakan itu adalah tambahan bunyi dari salah satu karyawan Gus Idris yang namanya Pak Yan itu,” jelas Hendri.

Penulis: Mohammad Erwin
Editor: isy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved