Breaking News:

Berita Ponorogo Hari Ini

Kisah Masjid Imam Puro yang Jadi Saksi Bisu Syiar Islam di Ponorogo, Sudah Berusia 243 Tahun

Masjid Imam Puro menjadi saksi bisu sejarah penyebaran Agama Islam di Ponorogo.

SURYAMALANG.COM/Sofyan Arif Candra
Masjid Imam Puro menjadi saksi bisu sejarah penyebaran Agama Islam di Ponorogo. 

Reporter: Sofyan Arif Candra

SURYAMALANG.COM, PONOROGO - Masjid Imam Puro menjadi saksi bisu sejarah penyebaran Agama Islam di Ponorogo.

Masjid yang sudah berusia 243 tahun ini berada di Dusun Dayang, Desa Sukosari, Kecamatan Babadan, Ponorogo.

Kini halaman Masjid Imam Puro tampak teduh karena ditumbuhi beberapa pohon Sawo Kecik besar dan pohon buah mentega atau Bisbul.

Imam Masjid Imam Puro, KH Muhammad Maksum mengatakan masjid tersebut berdiri sejak tahun 1778.

Masjid yang berdiri di atas lahan 3.000 meter persegi itu didirikan oleh KH Imam Puro.

KH Imam Puro adalah penyebar Agama Islam di sebelah utara barat atau barat laut Ponorogo yang perbatasan dengan Magetan.

Kiai Imam Puro merupakan cicit dari Ki Ageng Muhammad Besari, pendiri Masjid Tegalsari di Kecamatan Jetis.

Bapaknya adalah Tubagus Abuyamin yang berasal dari Banten yang merupakan murid Ki Ageng Besari yang akhirnya menikahi cucu Ki Ageng Besari.

"Mbah Imam Puro yang menyebarkan Agama Islam di sini. Beliau juga mendirikan pondok pesantren, dan mayoritas santrinya dari luar daerah sini. Bahkan ada santri yang dari Banten juga," kata Maksum kepada SURYAMALANG.COM, Minggu (25/4/2021).

Halaman
12
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved