Berita Blitar Hari Ini

Rumah Rusak Ringan Terdampak Gempa di Kota Blitar Dapat Bantuan Perbaikan

Dinas Perumahan Rakyat Kota Blitar masih melakukan verifikasi tingkat kerusakan bangunan rumah warga dampak gempa bumi di Malang beberapa waktu lalu.

Penulis: Samsul Hadi | Editor: isy
SURYAMALANG.COM/Samsul Hadi
Kondisi rumah warga Kelurahan Ngadirejo, Kota Blitar, rusak akibat gempa, Minggu (11/4/2021). 

Berita Blitar Hari Ini
Reporter: Samsul Hadi
Editor: Irwan Sy (ISY)

SURYAMALANG.COM | BLITAR - Dinas Perumahan Rakyat Kota Blitar masih melakukan verifikasi tingkat kerusakan bangunan rumah warga dampak gempa bumi di Malang beberapa waktu lalu. 

Hasil verifikasi sementara, Dinas Perumahan Rakyat mengestimasi butuh dana sekitar Rp 61 juta untuk membantu biaya perbaikan rumah warga yang rusak akibat gempa bumi

"Saat ini, masih dalam tahap verifikasi. Setelah selesai, hasilnya kami ajukan ke pimpinan," kata Kasi Pengendalian dan Pengembangan Perumahan Dinas Perumahan Rakyat Kota Blitar, Heri Purnawan, Minggu (25/4/2021). 

Heri mengatakan sesuai data yang diajukan kelurahan dan Penanggulangan Bencana Daerah (PBD) ada 53 unit rumah warga di Kota Blitar yang rusak dampak gempa bumi di Malang pada 10 April 2021.

Dari 53 rumah itu, sebanyak 35 unit kategori rusak sangat ringan, 15 unit kategori rusak ringan, dua unit kategori rusak berat, dan satu unit lagi berupa bangunan kandang ternak. 

"Untuk bangunan kandang ternak tidak kami verifikasi. Kami hanya memverifikasi khusus kerusakan bangunan rumah warga," ujarnya. 

Dikatakannya, perbaikan rumah yang ditangani Dinas Perumahan Rakyat hanya untuk kategori rusak ringan dan rusak berat. 

Sedang rumah dengan kategori kerusakan sangat ringan akan ditangani oleh Dinas Sosial (Dinsos). 

"Kami hanya menangani 15 rumah rusak ringan dan dua rumah rusak berat," katanya. 

Menurutnya, estimasi biaya total yang dibutuhkan untuk perbaikan rumah rusak ringan dan rumah rusak berat sekitar Rp 61 juta. 

Rinciannya, perbaikan 15 unit rumah rusak ringan ditaksir butuh biaya sekitar Rp 27 juta. 

Biaya bantuan perbaikan rumah rusak ringan bervariasi mulai Rp 1 juta sampai Rp 2 juta per rumah. 

Sedang estimasi biaya perbaikan dua unit rumah rusak berat sekitar Rp 34 juta. 

Masing-masing rumah ada yang mendapat dana bantuan perbaikan sekitar Rp 18 juta dan Rp 15 juta.

"Rumah rusak berat ini kondisinya atapnya rusak parah, butuh perbaikan total di bagian atap dan dinding," katanya. 

Heri berharap bantuan perbaikan rumah warga yang rusak akibat gempa bisa terealisasi sebelum Lebaran ini.

"Kami juga masih menunggu, mudah-mudahan bisa terealisasi sebelum Lebaran ini," ujarnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved