Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Polresta Malang Kota Siapkan 300 Personel Buat Pengetatan Dan Penyekatan Larangan Mudik Lebaran 2021

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata, menyiapkan 300 personel untuk melakukan pengetatan dan penyekatan larangan mudik Lebaran 2021

Polresta Malang Kota
Wali Kota Malang Sutiaji didampingi Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Leonardus Simarmata saat mengecek kesiapan pasukan dalam kegiatan apel kesiapan pengamanan larangan mudik Lebaran 2021, Senin (26/4/2021). 

Berita Malang Hari Ini
Reporter: Kukuh Kurniawan

SURYAMALANG.COM, MALANG - Pemerintah melalui Satgas Penanganan Covid-19 memberlakukan pengetatan mobilitas Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) menjelang masa peniadaan mudik pada 6-17 Mei 2021.

Sebagaimana tertuang dalam Addendum Surat Edaran No 13/2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah dan Upaya Pengendalian Penyebaran Covid-19 selama bulan Suci Ramadan 1442 Hijriah tertanggal 21 April 2021.

Adapun waktu pengetatan PPDN yaitu pertama, periode H-14 menjelang masa peniadaan mudik (6 Mei sampai 17 Mei 2021) berlaku tanggal 22 April 2021 sampai 5 Mei 2021.

Kedua, periode H+7 pasca masa peniadaan mudik (6 Mei 2021 sampai dengan 17 Mei 2021) berlaku pada tanggal 18-24 Mei 2021.

Menanggapi hal tersebut, Polresta Malang Kota telah menyiapkan personel untuk melakukan pengetatan dan penyekatan.

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata mengatakan, meski pos penyekatan utama berada di wilayah Kabupaten Malang dan Kota Batu.

Namun pihaknya juga akan melakukan pengetatan dan penyekatan.

"Yang pasti, di Exit Tol Madyopuro akan kami tempatkan personel untuk penyekatan. Sedangkan untuk titik lainnya, nanti akan dilanjutkan dan melihat perkembangan," ujarnya kepada TribunJatim.com (grup SURYAMALANG.COM), Senin (26/4/2021).

Ia menyiapkan 300 personel untuk bersiaga melakukan pengetatan dan penyekatan.

Namun terkait teknis lebih rinci, masih menunggu aturan dari pelaksanaan Operasi Ketupat 2021.

"Nanti akan kami lihat dulu, pelaksanaan Operasi Ketupat masih belum. Yang jelas, kami akan menjalankan aturan dari Addendum tersebut," jelasnya.

Sementara itu Kasatlantas Polresta Malang Kota, Kompol Ramadhan Nasution mengungkapkan hingga saat ini, pihaknya belum menemukan adanya pemudik yang melakukan kegiatan berangkat lebih awal.

"Saat akhir pekan atau tepatnya pada Sabtu-Minggu, kami selalu melakukan pemantauan. Hasilnya, tidak ada peningkatan arus lalu lintas yang disebabkan pemudik yang melakukan kegiatan berangkat lebih awal. Selain itu saat kami melakukan pemantauan di Exit Tol Madyopuro, kendaraan didominasi oleh plat nomor N," pungkasnya.

Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: isy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved