Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Penjelasan Jaksa Kejari Kabupaten Malang Soal Polemik Rebutan Lahan PT Wonokoyo Vs Warga

Jaksa Penuntut Umum, Rendi Aditya menjelaskan kronologi perkara hukum yang melibatkan PT Wonokoyo Jaya Corporindo dengan warga.

blog.tribunjualbeli.com
ILUSTRASI - Sertifikat Tanah 

Berita Malang Hari Ini
Reporter: Erwin Wicaksono
Editor: Irwan Sy (ISY)

SURYAMALANG.COM | MALANG - Jaksa Penuntut Umum, Rendi Aditya menjelaskan kronologi perkara hukum yang melibatkan PT Wonokoyo Jaya Corporindo dengan warga.

Asal muasal penyerobotan bermula seusai PT Wonokoyo melakukan sosialiasi tentang rencana pembangunan pabrik peternakan unggas di Desa Majang Tengah, Kecamatan Dampit.

PT Wonokoyo sepakat membeli lahan dari PT Margosuko seluas 68 hektare.

"Saat proses jual-beli kedua perusahaan ini sudah melakukan sosialisasi pada masyarakat. Bahwa tanah ini akan didirikan pabrik peternakan. Pada waktu itu 2019 awal, masyarakat masih setuju semua," kata Rendi ketika dikonfirmasi.

Memasuki pertengahan 2019, masyarakat setempat tiba-tiba berubah pikiran.

Sikap masyarakat tersebut berubah diduga terdapat dari persuasi yang disampaikan oleh LSM bernama LAI (Lembaga Aliansi Indonesia).

"Akhirnya 2019 pertengahan muncul lah LSM ini (LAI), menyatakan tanah itu milik negara karena alasan SHGU milik PT Margosuko tidak diperpanjang. Tapi pada waktu sidang PT Margosuko sudah diperpanjang semua," jelas Rendi.

Lebih luas, Rendi menerangkan LAI awalnya mengakomodir aspirasi masyarakat yang menolak pendirian pabrik unggas oleh PT Wonokoyo.

"Awalnya LAI ini menjembatani menolak pendirian pabrik ternak. Karena masyarakat menentang, lalu mengadu ke LAI," beber Rendi.

Halaman
12
Penulis: Mohammad Erwin
Editor: isy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved