Breaking News:

Jendela Dunia

Kecanduan Masuk Penjara, Pria Ini Nggak Kuat Hidup di Luar, Punya Sejuta Cara Agar Ditangkap Polisi

Kecanduan Masuk Penjara, Pria Ini Nggak Kuat Hidup di Luar, Punya Sejuta Cara Agar Ditangkap Polisi

Editor: Eko Darmoko
Kompas.com
Ilustrasi Penjara 

Cinta Terhalang Tembok Kamar Hotel saat Karantina Covid-19, Sepasang Kekasih Jalankan Skenario Licik

Sepasang kekasih punya skenario licik agar bisa berkencan di sebuah hotel di tengah pandemi virus corona yang masih berkecamuk.

Pria asal Inggris bernama Nigel Skea (52) ini menginap di sebuah hotel mewah di Singapura agar bisa kencan dengan kekasihnya saat berada di masa karantina.

Saat kepergok, Nigel pun mengakui segala aktivitasnya, bahwa ia berkencan bersama kekasih sekaligus tunangannya itu.

Jaksa menuntut Skea dihukum empat pekan penjara dan denda sebesar 1.000 dollar Singapura atau sekitar Rp 10 juta sebagaimana dilansir dari AFP, Senin (15/2/2021).

Nigel awalnya tiba dari London, Inggris, ke Singapura pada September 2020 untuk mengunjungi tunangannya, Agatha Maghesh Eyamalai (39).

Setibanya di Singapura, Nigel Skea tidak boleh langsung menemui Eyamalai.

Dia diharuskan dikarantina selama dua pekan di hotel.

Tak kehilangan akal untuk segera bertemu dengan tunangannya, Skea lantas mengirim Eyamalai pesan singkat berupa hotel tempat dia menginap.

Setelah itu, dia memesan kamar lain untuk Eyamalai di hotel tempatnya karantina.

Setelah itu, Eyamalai langsung menuju hotel yang dimaksud dan menginap di kamar yang telah dipesan sebelumnya.

Ketika malam tiba, Skea menyelinap keluar kamar, berjalan menaiki tangga darurat ke lantai 27 ke kamar Agatha.

Di sanalah kedua sejoli itu menghabiskan malam bersama.

Paginya, Skea mencoba kembali ke kamarnya tetapi tidak dapat mengakses lantainya melalui tangga darurat.

Sehingga dia turun lebih jauh ke lantai empat hotel.

Di sana, dia malah dihentikan oleh seorang petugas keamanan.

Ketika dihentikan oleh petugas keamanan, Skea tidak memakai masker sehingga melanggar aturan lainnya.

Jaksa Kenneth Kee mengatakan pria Inggris itu telah membuat orang lain berisiko terinfeksi karena tindakannya.

Dia akan dijatuhi hukuman pada 26 Februari.

Eyamalai, yang menikah dengan Skea pada November 2020, mengaku bersalah telah membantunya.

Pihak berwenang di Singapura memang tak mengenal kompromi dalam hal pelanggaran pembatasan terkait virus corona atau Covid-19.

Bahkan beberapa orang asing telah dicabut izin kerjanya.

Oleh karena keketatannya, Singapura melaporkan hampir 60.000 kasus Covid-19 dengan 29 kematian sejak pandemi dimulai.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Pesan Kamar Hotel Terpisah, Sejoli Ini Ternyata Kencan Diam-diam lalu Tepergok Satpam

Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved