Breaking News:

Berita Tulungagung Hari Ini

VIRAL Aksi Mulia Kades Kepuh Tulungagung Berbuntut Hukuman, Bagi-bagi Uang ke Warga Malah Kena Denda

VIRAL Aksi Mulia Kades Kepuh Tulungagung Berbuntut Hukuman, Bagi-bagi Uang ke Warga Malah Kena Denda

IST
Kades Kepuh, Kabupaten Tulungagung, Winarto, saat bagi-bagi uang ke warganya. 

Cindy adalah anak kandung Hariyanto, sedangkan Singapore Waterpark juga milik Hariyanto.

Pesta ini menjadi pergunjingan luas, karena videonya menyebar.

Apalagi pesta ini digelar saat Satgas melakukan pengetatan, dengan tidak mengizinkan aktivitas yang mengundang kerumunan, termasuk hajatan.

Dalam video yang menyebar para undangan terlihat tidak mengenakan masker.

Satpol PP juga menjatuhkan denda pada para pihak yang terlibat dalam rekaman video pesta itu.

Sedangkan Hariyanto yang menjadi penanggung jawab acara, ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat pasal Undang-undang Karantina Kesehatan.  

Kasusnya saat ini masih terkatung-katung, karena tidak kunjung P21 (lengkap). (SURYAMALANG.COM/David Yohanes)

Pasangan bukan suami istri yang tinggal satu kamar kos kena razia di Tulungagung, Rabu (28/4/2021).
Pasangan bukan suami istri yang tinggal satu kamar kos kena razia di Tulungagung, Rabu (28/4/2021). (SURYAMALANG.COM/David Yohanes)

Kejanggalan Kamar Kos Gadis Belia di Tulungagung saat Dirazia Petugas, Isi Kamar Mandi Bikin Bingung

Ditemukan fakta janggal dalam kamar kos cewek belia di Tulungagung saat Satpol PP melakukan razia di bulan Ramadan 2021.

Kamar kos di Kelurahan Kepatihan itu adalah milik CVA, gadis belia yang masih berusia 21 tahun.

CVA ngotot menjelaskan kepada Satpol PP yang datang, bahwa ia tinggal sendirian di kamar itu, Rabu (28/4/2021).

Namun petugas curiga ada orang lain di kamar CVA, karena itu petugas bersikukuh memeriksa ke dalam kamar.

Petugas langsung menuju ke kamar mandi yang dalam keadaan terkunci.

Benar saja, ternyata di dalam kamar mandi itu ada laki-laki yang tengah bersembunyi.

Dari pemeriksaan identitas, laki-laki itu adalah PI (22), warga Kelurahan Kepatihan.

Namun rekasi CVA malah membuat petugas bingung.

Karena dia mengaku tidak tahu jika di kamar mandinya ada orang tengah bersembunyi.

“Lho, kamu kok di situ, Mas? Kapan masukmu kok aku tidak tahu?” ujar CVA kepada PI.

Mendapat pertanyaan itu, PI hanya diam saja.

Sementara petugas Satpol PP pun merasa tidak masuk akal, jika CVA tidak tahu PI masuk kemarnya, apalagi bersembunyi di kamar mandi.

Sebab ruangan itu hanya mempunyai satu pintu saja.

Saat ditanya, PI mengaku mengantarkan makanan buat CVA.

Namun karena tidak bisa menunjukkan surat nikah, mereka diminta ke kantor Satpol PP.

Mereka akan didata dan mendapat pembinaan.

“Karena tidak bisa menunjukkan surat nikah, artinya mereka bukan pasangan suami istri,” ujar Kabid Penegakkan Perda dan Perbup Satpol PP Tulungagung, Artista Nindya Putra.

Razia ke rumah kos ini untuk merespon aduan masyarakat, sebab banyak rumah kos yang disalah-gunakan.

Kamar kos yang disewa ternyata banyak dipakai untuk menginap dengan lawan jenis.

Selain pasangan CVA dan PI, ada pula dua pasangan lain ditemukan di dalam kamar tanda ikatan pernikahan.

Mereka adalah TA (19) dan DOP (23) asal Kecamatan Tanggunggunung serta DEP (23) LC (23) asal Kecamatan Tulungagung.

Menurut Genot, panggilan akrab Artista, masing-masing keluarga akan dihubungi agar mengetahui anak mereka di luar rumah.

Termasuk jika sudah punya suami atau istri, pasangan masing-masing juga dihubungi.

“Supaya ada efek jera, orang tua di rumah wajib tahu apa yang dilakukan anaknya di luar rumah,” tegas Genot kepada SURYAMALANG.COM.

Satpol PP juga memanggil pemilik rumah kos, yang ditemukan pasangan bukan suami istri di dalam kamar kos.

Sebab mereka dianggap lalai, sehingga kamar kos yang disewakan bisa dipakai pasangan tidak sah.

Jika ada unsur kelalaian, maka bisa tempat usahanya bisa ditutup bahkan izin usahanya dicabut.

“Kami akan dalami, bagaimana SOP pengawasannya kok bisa pasangan bukan suami istri bisa tinggal di dalam kamar,” pungkas Genot. (SURYAMALANG.COM/David Yohanes)

Berita terkait Tulungagung

Penulis: David Yohanes
Editor: Eko Darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved