Breaking News:

Berita Mojokerto Hari Ini

Banyak Pasangan Belia di Mojokerto Diciduk di Hotel & Kosan, Salah Tingkah saat Ditanya Surat Nikah

Banyak Pasangan Belia di Mojokerto Diciduk di Hotel & Kosan, Salah Tingkah saat Ditanya Surat Nikah

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Eko Darmoko
SURYAMALANG.COM/M Romadoni
Sejumlah pasangan bukan suami istri diciduk petugas di sebuah hotel di Mojokerto saat Ramadan 2021. 

Benar saja, ternyata di dalam kamar mandi itu ada laki-laki yang tengah bersembunyi.

Dari pemeriksaan identitas, laki-laki itu adalah PI (22), warga Kelurahan Kepatihan.

Namun rekasi CVA malah membuat petugas bingung.

Karena dia mengaku tidak tahu jika di kamar mandinya ada orang tengah bersembunyi.

“Lho, kamu kok di situ, Mas? Kapan masukmu kok aku tidak tahu?” ujar CVA kepada PI.

Mendapat pertanyaan itu, PI hanya diam saja.

Sementara petugas Satpol PP pun merasa tidak masuk akal, jika CVA tidak tahu PI masuk kemarnya, apalagi bersembunyi di kamar mandi.

Sebab ruangan itu hanya mempunyai satu pintu saja.

Saat ditanya, PI mengaku mengantarkan makanan buat CVA.

Namun karena tidak bisa menunjukkan surat nikah, mereka diminta ke kantor Satpol PP.

Mereka akan didata dan mendapat pembinaan.

“Karena tidak bisa menunjukkan surat nikah, artinya mereka bukan pasangan suami istri,” ujar Kabid Penegakkan Perda dan Perbup Satpol PP Tulungagung, Artista Nindya Putra.

Razia ke rumah kos ini untuk merespon aduan masyarakat, sebab banyak rumah kos yang disalah-gunakan.

Kamar kos yang disewa ternyata banyak dipakai untuk menginap dengan lawan jenis.

Selain pasangan CVA dan PI, ada pula dua pasangan lain ditemukan di dalam kamar tanda ikatan pernikahan.

Mereka adalah TA (19) dan DOP (23) asal Kecamatan Tanggunggunung serta DEP (23) LC (23) asal Kecamatan Tulungagung.

Menurut Genot, panggilan akrab Artista, masing-masing keluarga akan dihubungi agar mengetahui anak mereka di luar rumah.

Termasuk jika sudah punya suami atau istri, pasangan masing-masing juga dihubungi.

“Supaya ada efek jera, orang tua di rumah wajib tahu apa yang dilakukan anaknya di luar rumah,” tegas Genot kepada SURYAMALANG.COM.

Satpol PP juga memanggil pemilik rumah kos, yang ditemukan pasangan bukan suami istri di dalam kamar kos.

Sebab mereka dianggap lalai, sehingga kamar kos yang disewakan bisa dipakai pasangan tidak sah.

Jika ada unsur kelalaian, maka bisa tempat usahanya bisa ditutup bahkan izin usahanya dicabut.

“Kami akan dalami, bagaimana SOP pengawasannya kok bisa pasangan bukan suami istri bisa tinggal di dalam kamar,” pungkas Genot. (SURYAMALANG.COM/David Yohanes)

Berita terkait kamar kos mesum

Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved