Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

UPDATE Info Mudik & Titik Penyekatan di Malang Diperketat H-5, Ini Syarat Mudik Pakai Mobil Pribadi

Simak update info mudik dan titik penyekatan di Malang diperketat H-5, ini syarat mudik pakai mobil pribadi

Canva.com
Ilustrasi mudik lebaran 2021: update info mudik dan titik penyekatan di Malang 

- Kepentingan persalinan yang didampingi maksimal dua orang;

- Kepentingan nonmudik lainnya yang dilengkapi surat keterangan dari Kepala Desa/Lurah setempat.

Isi lengkap SE Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 13 Tahun 2021

Artikel ini telah tayang di TribunStyle.com dengan judul Larangan Mudik Ketok Palu, Pemerintah Kini Longgarkan Boleh Mudik Pakai Mobil Pribadi, Ini Syaratnya.

3. Nasib Sopir Bus Akibat Larangan Mudik 

Bus di terminal Ponorogo.
Bus di terminal Ponorogo. (SURYAMALANG.COM/Sofyan Arif Candra)

Lebih dari 200 bus AKDP dan AKAP di Ponorogo terdampak larangan mudik Lebaran 2021.

Kepala Organisasi Angkutan Darat (Organda) Ponorogo, Muryono mengatakan anggotanya mengeluhkan kebijakan tersebut.

"Kami sudah mendatangi para pengemudi dan PO bus agar jangan sampai timbul gejolak dengan adanya larangan mudik Lebaran 2021," kata Muryono kepada SURYAMALANG.COM, Kamis (29/4/2021).

AJI Kediri Memperingati May Day di Simpang Empat TT Tulungagung, Manusia Silver Simbol Korban PHK

Baca juga: Gubernur Jatim Khofifah Ajak Pekerja dan Pengusaha Kolaborasi Percepat Pemulihan Ekonomi Nasional

Larangan mudik Lebaran 2021 ini mengharuskan semua perjalanan bus berhenti beroperasi.

Sehingga sejumlah sopir bus terpaksa harus dirumahkan pada tanggal 6-17 Mei 2021.

"Namun, beberapa angkutan tetap siaga di terminal," ujar Muryono.

Sopir bus AKDP, Edi Bambang menganggap larangan mudik Lebaran 2021 masih belum jelas, terutama larangan operasional angkutan umum.

Makanya Edi tetap mensiagakan bus di terminal sembari masih menunggu keputusan lebih lanjut.

"Tapi belum ada larangan saja saat ini kondisi penumpang sudah sepi, karena ada banyak penyekatan," kata Edi.

Dia berharap pemerintah tak melarang angkutan umum beroperasi terutama untuk mengangkut penumpang mudik.

"THR-nya sopir bus itu ya mengangkut penumpang yang mau mudik itu, kalau dilarang ya kita tidak makan," terang Edi.

Sekadar diketahui, pemerintah telah menerbitkan adendum sebagai SE no 13 tahun 2021, menyikapi masyarakat yang memaksakan pulang lebih awal sebelum tenggat waktu larangan mudik, mulai tanggal 6 mei hingga 17 mei 2021.

SE tersebut mengatur tentang pengetatan persyaratan Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) selama H-14 peniadaan mudik (22 April - 5 Mei 2021) dan H+7 peniadaan mudik (18 Mei - 24 Mei 2021).

Reporter: Kukuh Kurniawan/ Penulis: Sarah Elnyora/ SURYAMALANG.COM

Ikuti berita terkait mudik lebaran 2021 dan Berita Malang Hari Ini lainnya.

Penulis: Sarah Elnyora
Editor: Eko Darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved