Breaking News:

Ditinggal Nikah, Cewek Cantik Kirim Sate Sianida ke Penyidik Senior Polisi Tapi Salah Target ke Ojol

Akibat sakit hati ditinggal nikah, seorang cewek cantik nekat kirim sate sianida ke penyidik senior polisi tapi salah sasaran ke driver ojol.

Penulis: Frida Anjani | Editor: Eko Darmoko
Tribun Jogja
Motif cewek kirim sate beracun pada seorang penyidik polisi ternyata karena kisah cinta segitiga. Sate beracun itu menewaskan anak seorang driver Ojol di Bantul Yogyakarta 

Ia menjelaskan, penyidik yang dimaksud berinisial T berpangkat Aiptu, dan kini masih berstatus sebagai penyidik senior di Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Yogyakarta.

"Betul, yang bersangkutan adalah penyidik senior di Reskrim Polresta Yogyakarta, pangkatnya Aiptu," jelasnya.

Timbul mengatakan ratusan kasus kriminal pernah ditangani oleh T, namun ditanya terkait kasus kriminal paling krusial yang pernah ditangani oleh T, Timbul belum memastikan lebih lanjut.

"Belum tahu pasti kalau itu, banyak ya," kata Timbul.

Potret anak driver ojol yang tewas setelah makan lontong yang dibawa pulang sang ayah
Potret anak driver ojol yang tewas setelah makan lontong yang dibawa pulang sang ayah (Instagram)

Penelusuran Tribun Jogja, T pernah mendapatkan penghargaan dari Polda DIY pada 2017 silam sebagai penyidik terbaik.

Timbul pun membenarkan adanya informasi tersebut dan menegaskan bahwa T memang penyidik senior dengan kinerja yang baik.

"Ya karena sudah senior direskrim Polresta, artinya memang bisa bekerja," terang dia.

Namun demikian, Timbul belum memastikam sudah berapa lama T bertugas sebagai penyidik di Satreskrim Polresta Yogyakarta.

"Kalau itu belum tahu pasti, yang jelas dia sudah senior," tegasnya.

Menurut Timbul, selama mengabdi di jajaran Satreskrim Polresta Yogyakarta, T dikenal ramah dan baik kepada siapa pun.

Ia cukup terkejut lantaran ada seseorang yang mengirim paket sate beracun ke rumahnya, yang pada akhirnya justru salah sasaran dan menelan korban bocah berusia 10 tahun bernama Naba Faiz Prasetya, Warga Bangunharjo, Sewon, Bantul.

"Dia dikenal ramah, dan biasa-biasa saja dengan rekan-rekan di Polresta. Kalau untuk alasan mengapa dikirimi sate beracun ya itu kewenangan penyidik yang menangani," pungkasnya.

Penulis: Frida Anjani / SURYAMALANG.COM

Ikuti Berita Terkait Berita Viral Lainnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved