Breaking News:

Nasib Pria Penghina Pengunjung Mall Pemakai Masker di Surabaya, Awalnya Viral Kini Ditangkap Polisi

Beginilah nasib pria penghina pengunjung mall pemakai masker di Surabaya yang sempat menjadi sorotan beberapa waktu lalu. 

Penulis: Frida Anjani | Editor: Eko Darmoko
Tribunnews
Pria Penghina Pengunjung Mall Pemakai Masker di Surabaya 

SURYAMALANG.COM - Beginilah nasib pria penghina pengunjung mall pemakai masker di Surabaya yang sempat menjadi sorotan beberapa waktu lalu. 

Sempat menjadi viral di media sosial, aksi pria pengunjung pusat perbelanjaan di Surabaya, Jawa Timur, mengolok-olok orang pakai masker ini akhinya ditangkap polisi

Dalam video yang viral tersebut memperlihatkan seorang pria menghina pemakai masker di pusat perbelanjaan.

Bahkan ia menyebut orang-orang yang menggunakan masker di situ sebagai orang tolol.

x

Laki-laki yang menyebut pemakai masker sebagai 'tolol' di sebuah pusat perbelanjaan di Surabaya, Jawa Timur (Twitter/paltiwest)

Baca juga: Fakta Sebenarnya Video Gus Miftah Ceramah di Gereja, Sebut Ada Undangan Resmi dan Dihadiri Petinggi

Baca juga: Sosok Eva Sofiana Wijayanti Perawat Cantik Jadi Korban Pembakaran di Malang, Lulusan Poltekkes

Dalam video tersebut, laki-laki itu terlihat sedang mengunjungi sebuah pusat perbelanjaan bersama keluarga besarnya.

Laki-laki itu mengenakan kacamata hitam dan topi serta memiliki berewok di wajahnya.

"Enggak pakai masker ya, Dek, ya. Orang-orang tolol ini lihat," kata laki-laki berkacamata tersebut saat berbicara dengan anaknya di gendongan.

"Akeh wong go**** makai masker (Banyak orang go**** pakai masker)."

"Wong co****-co**** nganggo masker (orang-orang bodoh pakai masker), go****!," ujar laki-laki tersebut lagi.

Laki-laki tersebut juga memberi keterangan tambahan yang berisi makian pada pemakai masker dalam videonya.

"Banyak orang to*** pakai masker (emoji tertawa). B*** go****!," tulis laki-laki tersebut.

"Fungsi masker Anda apa? Lek wedi virus bangun bungker blok ojok nag mall (Kalau takut virus bangun bungker bodoh jangan ke mal)," tulisnya lagi.

Diketahui, laki-laki tersebut merekam ucapannya saat mengunjungi Pakuwon Mall, Surabaya, Jawa Timur.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Oki Ahadian menyebut, pihaknya sedang mencari tahu identitas laki-laki tersebut.

"Masih kita dalami untuk penyelidikan setelah video tersebut viral," kata Oki kepada awak media, Senin (3/5/2021).

Pihak pengelola Pakuwon Mall sendiri membenarkan bahwa video itu berlatar di tempat mereka.

"Benar di Pakuwon Mall."

"Saat ini sedang ditelusuri oleh pihak kepolisian," ujar Direktur Marketing Pakuwon Grup, Sutandi Purnomosidi.

Menindaklanjuti video tersebut, polisi kini berhasil mengamankan pria yang diduga melakukan penghinaan tersebut.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Oki Ahadian membenarkan telah mengamankan pria yang videonya viral itu.

"Benar sudah kami amankan."

"Saat ini sudah di Polrestabes Surabaya," ujar Oki, Selasa (4/5/2021), dilansir dari Tribun Madura.

Sebelumnya, video pengurus masjid di Bekasi yang mengusir jemaah pakai masker saat salat sempat viral di media sosial.

Dalam video yang beredar, terjadi bersitegang antara jemaah dan pria yang diduga pengurus masjid.

Terlihat dalam video, seorang jemaah bermasker yang tengah duduk di masjid, diusir oleh sejumlah orang yang diduga pengurus masjid.

Pengurus masjid meminta jemaah tersebut melepas masker, sementara si korban enggan melepaskan masker.

Video viral tersebut terjadi di Masjid Al Amanah Harapan Indah Medan Staria, Kota Bekasi, Jawa Barat, Selasa (27/4/2021) lalu.

Wakil Wali Kota Bekasi sampai turun tangan menyelesaikan kasus tersebut.

Saat ini, kedua belah pihak baik jemaah maupun pengurus masjid tersebut sudah damai.

Hal itu diungkapkan oleh Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto Tjahyono, melalui cuitannya di Twitter, @mas_triadhianto, Minggu (2/5/2021).

x

Viral video pengurus masjid mengusir jemaah saat hendak salat karena memakai masker (Twitter/eko_kuntadh - Twitter/mas_triadhianto)

Cuitan tersebut ditulis Tri Adhianto Tjahyono saat membalas tweet pegiat media sosial, Eko Kuntadhi.

Tri Adhianto Tjahyono mengatakan, kasus tersebut sudah diselesaikan secara musyawarah.

"Untuk kasus ini, Bapak Roni Oktavian dan Ustad Abdur Rahman telah menyelesaikan masalah ini secara damai dan musyawarah," tulis Tri Adhianto Tjahyono.

Menurutnya, masjid merupakan rumah bagi jemaah yang ingin menunaikan ibadah salat.

"Setiap masjid adalah rumah bagi siapapun, terlebih bagi jamaah yang datang untuk beribadah," lanjutnya.

Sementara pada cuitannya yang lain, sang Wakil Wali Kota Bekasi berharap tak ada lagi kasus serupa yang muncul.

"Semoga tidak ada lagi kejadian serupa, kita semua wajib untuk saling mengingatkan di tengah pandemi."

"Adapun dalam mengingatkan harus tetap mengedepankan adab dan kelembutan," ucap Tri Adhianto Tjahyono.

Penulis: Frida Anjani / SURYAMALANG.COM

Ikuti Berita Terkait Berita Viral Lainnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved