Penanganan Covid

34 Orang TKI atau Pekerja Migran Positif Covid-19, Mudik Masuk Jatim Mayoritas dari Malaysia

Para TKI atau Pekerja Migran Indonesia (PMI) diketahui terkonfirmasi positif Covid-19 berdasarkan hasil tes swab PCR dari tempat karantina Asrama Haji

Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/Ahmad Zaimul Haq
ILUSTRASI - Petugas TNI AD berjaga di Rumah Sakit Lapangan Indrapura Pemprov Jawa Timur yang dibangun di Kompleks Gedung Pusat Penelitian dan Pengembangan Pelayanan Kesehatan, Surabaya, Kamis (28/5/2020). Rumah sakit lapangan yang mempunyai daya tampung 200 orang, dan bisa dimaksimalkan sampai 500 orang itu kini sudah beroperasi dan merawat pasien Covid-19. Fasilitas dan perlengkapan RS Lapangan ini didukung sepenuhnya oleh pemerintah Pusat 

Mereka justru menjadi perhatian serius, karena sangat berpotensi terjangkit dan menjadi perantara virus Covid 19 varian baru.

"Berkaca pada kondisi badai tsunami Covid 19 di India, kami tidak mau kecolongan. Segala langkah antisipasif dan monitoring ketat akan menyertai penanganan pasien yang berasal dari PMI. Contoh paling jelas adalah kasus di India. Adanya vaksinasi lebih dari 100 juta warga India telah menjadikan mereka euforia sehingga melupakan protokol kesehatan yang ada," tuturnya.

"Padahal angka tersebut dibandingkan dengan 1,3 miliar jumlah penduduk India,masih jauh dari syarat herd immunity yang mengharuskan 70 persen dari populasi. Untuk Itu vaksinasi jangan dijadikan sandaran dan alasan untuk abai terhadap protokol kesehatan,karena prokkes adalah nomor satu dan mutlak untuk mengatasi pandemi Covid 19.” terang dr Nalendra.

Lebih lanjut dr Nalendra mengatakan, kondisi Malaysia juga mulai ada indikasi mengarah ke sana (kenaikan jumlah kasus ).

Beberapa rumah sakit di sebagian kota di Malaysia sudah mulai penuh dalam menangani pasien.

Untuk itu pasien yang berasal dari Malaysia juga menjadi perhatian khusus.

Informasi yang masuk menunjukkan dari 28 April hingga 4 Mei (sore) setidaknya sudah masuk sejumlah 4.177 TKI atau PMI.

Dari jumlah itu yang separo lebih di antaranya berasal dari Malaysia (2.298).

Selebihnya berasal dari Singapura, Hongkong dan Brunei Darussalam.

"Pasien dari PMI akan mendapatkan perhatian khusus, skrining dan pengambilan sampel ulang untuk selanjutnya dianalisis di RSLI dan juga dikirimkan ke Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitkbangkes) Jakarta Pusat untuk penelitian lanjut terkait kemungkinan munculnya varian baru maupun spesifikasi yang berkembang atas virus tersebut," imbuhnya.

Untuk kesiapan penangan PMI tersebut, dr Nalendra telah berpesan kepada seluruh nakes dan relawan di RSLI, terus menjaga kondisi agar dapat bekerja menjalankan tugas dan memberikan pelayanan terbaik untuk kesembuhan pasien.

“Jaga kondisi, tertib dan taat dalam penggunaan APD sesuai levelnya, serta saling mengingatkan untuk keamanan, kesehatan dan keselamatan nakes dan relawan bersama” pesan dr Nalendra.

Catatan Redaksi: Bersama-kita lawan virus corona. SURYAMALANG.COM mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan. Ingat pesan ibu, 3M (Memakai masker, rajin Mencuci tangan, dan selalu Menjaga jarak).

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved