Breaking News:

Kronologi Penyiksaan TKI Singapura, Dipaksa Telan Rambut & Kapas, Majikan Minta Dihukum 6 Minggu

Penyiksaan TKI Singapura, dipaksa telan rambut dan kapas kotor, majikan minta dihukum 6 minggu

Canva.com
Ilustrasi kekerasan, penyiksaan TKI Singapura yang dipaksa menelan rambut dan kapas kotor 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Berikut kronologi penyiksaan TKI Singapura dipaksa menelan rambut dan kapas kotor. 

TKI (Tenaga Kerja Indonesia) di Singapura itu bernama Muslikhah 24 tahun dan kerja di rumah Tan Hui Mei wanita 35 tahun. 

Muslikhah sudah 3 tahun bekerja di rumah Tan Hui Mei dan mendapat banyak penyiksaan

Kasus ini sudah diadili di Pengadilan Singapura dengan terdakwa adalah majikan perempuan bernama Tan Hui Mei

Tan mengaku bersalah atas lima dakwaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang ditimpakan kepadanya.

Berikut kronologi penyiksaan TKI Singapura yang dihimpun dari Tribunnews.com: 'Pekerja Asal Indonesia Dipaksa Telan Kapas Kotor dan Rambut Rontok di Kamar Mandi' dari Channel News Asia:

1. Mulai bekerja tahun 2018 

Ilustrasi - Wanita depresi dalam artikel seorang ibu asal Semarang digugat anak kandungnya
Ilustrasi - Wanita depresi dalam artikel seorang ibu asal Semarang digugat anak kandungnya (Tribunnews)

Nasib Pria Tak Hafal Perkalian, Pernikahan Langsung Batal, Mempelai Wanita Menolak Dinikahi

Rangkaian penyiksaan terjadi di rumah yang dihuni Tan Hui Mei bersama suami dan tiga anak perempuannya, serta ibu Tan.

Korban Muslikhah mulai bekerja untuk Tan Hui Mei pada November 2018 dan dijanjikan upah 600 dolar Singapura per bulan.

Muslikhah diberi tugas pekerjaan rumah tangga, memasak, merawat anak bungsu Tan, yang saat itu masih balita.

Halaman
1234
Penulis: Sarah Elnyora
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved