Breaking News:

Ramadan 2021

'Puasaku, Puasamu, Puasa Kita', Refleksi Spiritual dan Sosial Menjelang Senja Ramadan 1442 H

Waktu berlalu demikian cepat, tak terasa Ramadan 1442 H yang kita jalani saat ini hampir mendekati purna.

Editor: isy
MUI Jatim
Dr H M Hasan Ubaidillah MSi, Sekretaris MUI Jatim 

Anugerah Allah SWT berupa Iming-iming obral pahala ternyata kadang tidak membat aku tertarik untuk melakukan ibadah dengan maksimal dan bersedekah dengan optimal.

Buktinya ketika menunaikan shalat fardhu saja, baik salat subuh, dzuhur, ashar, magrib maupun isya, masih sama sebagaimana pada hari dan bulan di luar Ramadan.

Kadang terlalaikan bahkan terlupakan akibat sibuk dengan pekerjaan dan kelelahan setelah bekerja.

Salat sunnah seperti Tarawih yang hanya ada di bulan Ramadan juga demikian.

Kadang dilakukan dan lebih sering ditinggalkan, begitu juga dengan shalat malam (qiyam al-lail) maupun tadarus Alquran.

Semuanya nyaris terlewatkan karena kesibukan mengejar urusan dunia yang mengakibatkan lupa urusan akhiratnya.

Begitu juga dengan ibadah sosial dan puasa yang aku lakukan.

Walaupun aku menahan diri untuk tidak makan dan minum mulai terbitnya fajar shadiq hingga terbenamnya matahari di waktu magrib, dengan rutinitas pekerjaan yang aku lakukan, aku merasa kesulitan menahan mulutku untuk tidak berdusta.

Aku juga tidak bisa menjaga pandanganku dari sesuatu yang membangkitkan syahwat.

Aku juga kesulitan mengdalikan telinga agar tidak mendengar gunjingan.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved