Perawat Cantik di Malang Dibakar

Adin Suami Eva Sofiana Wijayanti Diperiksa Sebagai Saksi, Polres Malang: Kami Pelajari Juga CCTV

 Suami dari Eva Sofiana Wijayanti turut dimintai keterangan sebagai saksi oleh polisi pada proses penyelidikan

Penulis: Mohammad Erwin | Editor: isy
Facebook
Korban perawat yang dibakar, Eva Sofiana Wijayanti kondis luka bakarnya ternyata lebih baik. Timdokter akan melakukan operasi bedah plastik untuk kembalikan kecantikannya 

Berita Malang Hari Ini
Reporter: Erwin Wicaksono
Editor: Irwan Sy (ISY)

SURYAMALANG.COM | MALANG - Suami dari Eva Sofiana Wijayanti turut dimintai keterangan sebagai saksi oleh polisi pada proses penyelidikan kasus penyiraman bensin berujung pembakaran ulah orang tak dikenal.

"Suami (dari Eva Sofiana Wijayanti) sudah diambil keterangannya (sebagai saksi)," ujar Kasatreskrim Polres Malang, AKP Donny Kristian Baralangi ketika dikonfirmasi pada Jumat (7/5/2021).

Kata Donny sejauh ini polisi sudah memeriksa 5 orang saksi dalam kasus penuh teka-teki tersebut.

"Kami memeriksa 5 orang saksi. Kami memeriksa orang-orang terdekat dari korban. Sampai dengan saat ini, belum ada yang dapat menerangkan siapa yang diduga kuat melakukan perbuatan melawan hukum ini," ungkap mantan Kasatreskrim Polres Blitar ini.

Polisi memeriksa 5 orang saksi tersebut karena memiliki kedekatan dengan korban.

Petunjuk-petunjuk dari CCTV semakin berkembang.

Namun, belum dapat membuktikan secara valid tentang rupa dan sosok pelaku.

"Sejauh ini ada 2 titik CCTV yang dapat kami dapatkan untuk mengecek terduga pelaku. Motor matic yang digunakan terduga pelaku tidak ada plat nomor," kata Donny.

Donny mengatakan korban yang berprofesi sebagai perawat klinik merupakan saksi kunci dalam kasus ini.

Kendati demikian, polisi belum dapat menggali keterangan korban karena masih mendapat perawatan di Rumah Sakit Hasta Husada Kepanjen.

"Korban sudah melakukan tahap operasi yang pertama, dan besok akan dilakukan operasi yang kedua. Namun, korban belum bisa menerangkan apapun dan mengingat apa yang terjadi," ucapnya.

Polisi berharap segera meminta keterangan dari korban dalam waktu dekat.

"Moga-moga dua hari ini ke depan korban bisa dimintai keterangan. Kami menunggu kondisi korban (pulih)," ujarnya.

Menurut Donny, menilik pada penyelidikan sementara, pelaku diduga kuat hanya berjumlah satu orang.

"Berdasarkan penyelidikan sementara tersangka menjurus hanya satu orang," tutup Donny. 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved