Breaking News:

Ramadan 2021

Apa Bedanya Ucapan Minal Aidin Wal Faidzin dan Taqoballahu Minna Wa Minkum? Ini Penjelasannya

Berikut penjelasan tentang ucapan kalimat Idul Fitri Minal Aidin Wal Faidzin dan Taqaballahu Minna Wa Minkum yang kerap diucapkan umat Islam.

Penulis: Ratih Fardiyah | Editor: Eko Darmoko
SURYAMALANG.COM/Canva.com
Ilustrasi - Momen lebaran dalam artikel penjelasan tentang ucapan kalimat Idul Fitri 

Kata Min artinya 'termasuk', Al-aidin artinya 'orang-orang yang kembali', Wal Artinya 'dan', serta Al-faizin Artinya 'menang'.

Jika dimaknai secara harfiah, kalimat Minal 'Aidin wal Faizin dalam bahasa indonesia menjadi 'Termasuk dari orang-orang yang kembali sebagai orang yang menang'.

Menurut beberapa ulama, kalimat minal aidin wal-faizin sering diucapkan dari generasi sahabat atau ulama setelah Salafus Salih.

Kalimat tersebut berasal dari seorang penyair pada masa Al-Andalus. Penyair itu bernama Shafiyuddin Al-Huli.

Dia membawa syair yang menceritakan dendang wanita di hari raya.

Sementara sumber lain menjelaskan, pada zaman khilafiah Rasyidin, ucapan Minal Aidin wal-Faizin dipakai sebagai ungkapan bangga atas kemenangan perang yang sebenarnya, contohnya perang badar.

Minal 'aidin wal-faizin, maknanya tidak akan dimengerti oeh orang Arab. Kalimat ini juga tidak ada dalam kamus bahasa Arab, dan hanya dijumpai makna perkataannya saja.

Dalam hadis tidak dijelaskan secara spesifik mengenai ucapan Minal 'aidin wal-faizin.

Dalam budaya Arab, ucapan menyambut Idul Fitri adalah Taqabbalallahu minna waminkum. Sahabat dekat nabi menambahkan kata-kata Shiyamana wa Shiyamakum di kalimat tersebut.

Jika digabungkan artinya Semoga Allah SWT menerima amalan puasa saya dan kamu.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved