Breaking News:

Jendela Dunia

Konflik Palestina dan Israel yang Berlangsung Ratusan Tahun, Ada Campur Tangan Amerika dan Inggris

Riwayat Singkat Konflik Palestina dan Israel yang Berlangsung Ratusan Tahun, Ada Campur Tangan Amerika dan Inggris

Editor: Eko Darmoko
www.aljazeera.com
Dome of The Rock (Kubah Batu) di komplek Masjid Al Aqsa. 

Israel tidak mengizinkan para pengungsi itu dan keturunan mereka pulang ke rumah mereka sendiri.

Israel beralasan kepulangan pengungsi akan membebani negara itu dan mengancam keberadaan negara itu sebagai negara Yahudi.

Israel masih menduduki Tepi Barat, dan meskipun sudah mundur dari Gaza, PBB masih menganggap wilayah itu sebagai bagian dari wilayah yang diduduki Israel.

Israel mengakui seluruh Yerusalem sebagai ibukotanya, sedangkan Palestina menyatakan Yerusalem Timur sebagai ibukotanya di masa depan.

Amerika Serikat adalah salah satu dari segelintir negara yang mengakui klaim Israel atas seluruh wilayah kota tersebut.

Selama 50 tahun terakhir, Israel telah membangun permukiman di daerah-daerah itu yang kini ditempati oleh lebih dari 600.000 warga Yahudi.

Palestina menegaskan pembangunan itu melanggar hukum internasional dan menjadi batu sandungan dalam perundingan perdamaian, tetapi Israel menepisnya.

Apa saja masalahnya?

Israel dan Palestina gagal mencapai titik temu dalam sejumlah masalah.

Di antaranya adalah apa yang dilakukan terhadap pengungsi Palestina, apakah permukiman Yahudi di Tepi Barat yang diduduki Israel dibiarkan atau dibongkar.

Masalah lain terkait dengan Yerusalem, apakah kedua pihak seharusnya berbagi kota itu.

Dan yang mungkin paling pelik adalah apakah negara Palestina semestinya didirikan berdampingan dengan Israel.

Selama 25 tahun terakhir, perundingan perdamaian kadang kala digelar, namun hingga kini belum berhasil menyelesaikan konflik.

Bagaimana prospek masa depannya?

Singkat kata, konflik Palestina-Israel belum akan terselesaikan dalam waktu dekat.

Rencana paling baru, yang ditawarkan Amerika Serikat ketika Donald Trump menjabat presiden, ditolak oleh Palestina karena dianggap condong ke Israel dan pada akhirnya tidak pernah diterapkan.

Sampai ada penyelesaian,maka konflik Palestina-Israel akan terus berlanjut.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Konflik Palestina-Israel: Fakta di Balik Sengketa Berusia 100 Tahun

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved