Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Kelompok Pemuda & 3 Anak Diamankan Polresta Malang Kota di Malam Lebaran Karena Buat Gaduh

Karena membuat kegaduhan dan mengganggu ketertiban umum, polisi yang berjaga di pos pengamanan Stasiun Malang langsung bergerak cepat

Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: Dyan Rekohadi
Tangkap Layar
Tangkapan layar saat anggota Sabhara Polresta Malang Kota membawa mobil pick up dan 10 pemuda yang membuat kegaduhan dan mengganggu ketertiban umum menuju Polresta Malang Kota, Rabu (12/5/2021) malam. 

Penulis : Kukuh Kurniawan , Editor : Dyan Rekohadi

SURYAMALANG.COM, MALANG -  Sekelompok pemuda diamankan anggota Sabhara Polresta Malang Kota karena membuat kegaduhan dan mengganggu ketertiban umum di jalanan jelang Idul Fitri, Rabu (12/5/2021) malam.

Kasat Sabhara Polresta Malang Kota, Kompol Syabain Rahmad Kusriyanto menjelaskan kronologi kejadian tersebut.

"Jadi pada Rabu (12/5/2021) sekitar pukul 23.00 WIB, anggota kami yang berjaga di pos pengamanan Stasiun Malang melihat mobil pick up Daihatsu Espass warna hitam sedang melintas. Di bak mobil tersebut, terdapat sejumlah pemuda sambil membawa dan memainkan alat musik drum," ujar Syabain Rahmad, Kamis (13/5/2021).

Karena membuat kegaduhan dan mengganggu ketertiban umum, polisi yang berjaga di pos pengamanan Stasiun Malang langsung bergerak cepat menghentikan mobil bernopol N 9814 AB tersebut.

Usai berhasil dihentikan, polisi pun segera melakukan pemeriksaan.

Ternyata, mobil pick up tersebut berisi 10 orang pemuda. Yaitu satu pengemudi dan sembilan orang penumpang.

Di mana sebagian besar penumpangnya, berada di bak mobil.

"Setelah kami lakukan pemeriksaan lebih lanjut, di dalam mobil pick up itu kami temukan tiga botol minuman keras (miras). Terdiri dari dua botol plastik miras jenis cukrik, dan satu botol miras Tomi Stanley," jelasnya.

Akhirnya, mobil pick up berikut 10 orang pemuda tersebut dibawa menuju Polresta Malang Kota untuk dilakukan pendataan dan pemberian sanksi.

Setelah dilakukan pendataan, diketahui ternyata tiga orang masih dibawah umur. Tiga anak yang di bawah umur, disuruh untuk menandatangani surat pernyataan tidak mengulangi lagi perbuatannya itu, dan dikembalikan ke orang tuanya.

"Tiga orang pemuda yang terbukti telah meminum minuman keras, dikenakan sanksi tipiring berupa denda. Sedangkan untuk empat orang pemuda, dikenakan tipiring denda karena melanggar protokol kesehatan dan menganggu ketertiban umum. Setelah mereka dikenakan sanksi, kami kembalikan barang bukti mobil pick up dan alat musik drum. Untuk barang bukti miras, tetap kami sita dan selanjutnya akan dimusnahkan," tandasnya.

Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved