Breaking News:

Nasional

Pemerintah Dicap Ambil Untung dengan Menjual Vaksin Gotong Royong, Ini Jawaban Menteri Erick Thohir

Pemerintah Dicap Ambil Untung dengan Menjual Vaksin Gotong Royong, Ini Jawaban Menteri Erick Thohir

Editor: Eko Darmoko
Kompas.com
Erick Thohir 

SURYAMALANG.COM - Muncul wacana pemerintah mengambil untung dengan memperdagangkan Vaksin Gotong Royong dalam program vaksinasi Gotong Royong di Indonesia.

Wacana ini pun langsung dibantah oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir.

Erick Thohir mengatakan, pemerintah tak memperdagangkan vaksin Covid-19 dalam program vaksinasi Gotong Royong.

Bahkan mantan bos Inter Milan ini menyebut, pemerintah sama sekali tidak mengambil untung, dikutip SURYAMALANG.COM dari Kompas.com.

Ia menjelaskan, Vaksin Gotong Royong merupakan inisiasi dari pengusaha melalui Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia untuk mempercepat vaksinasi guna mendorong pemulihan.

Sementara pengadaan vaksinnya dilakukan oleh BUMN farmasi yakni PT Bio Farma (Persero).

Saat ini Vaksin Gotong Royong baru jenis Sinopharm, yang nantinya akan dibeli pengusaha untuk diberikan kepada karyawannya secara gratis.

"Konteksnya jangan dilihat seakan-akan pemerintah hadir mencari margin."

"Pemerintah sudah keluarkan Rp 77 triliun untuk pengadaan vaksin gratis dan saya rasa ini salah satu yang terbesar di dunia," ujarnya dalam konferesi pers virtual acara Sosialisasi Sentra Vaksinasi Gotong Royong Kadin Indonesia, Rabu (19/5/2021).

Pria yang juga Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) itu mengatakan, sedari awal pemerintah telah memiliki program vaksinasi secara gratis bagi seluruh masyarakat.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved