Breaking News:

Nasional

Pemerintah Dicap Ambil Untung dengan Menjual Vaksin Gotong Royong, Ini Jawaban Menteri Erick Thohir

Pemerintah Dicap Ambil Untung dengan Menjual Vaksin Gotong Royong, Ini Jawaban Menteri Erick Thohir

Editor: Eko Darmoko
Kompas.com
Erick Thohir 

Selain dipasok secara gratis dari WHO sebanyak 54 juta dosis, pengadaan vaksin juga dilakukan pemerintah dengan menggelontorkan dana Rp 77 triliun.

Hal ini mengingat jumlah penduduk Indonesia yang banyak sehingga kebutuhan vaksin pun tinggi.

"Pemerintah melakukan pengadaan vaksin yang jumlahnya cukup luar biasa, karena jumlah penduduk Indonesia yang sangat besar, di mana vaksinnya itu dibeli dan dibagikan secara gratis," jelas dia.

Terkait penetapan harga Vaksin Gotong Royong, menurutnya, telah dilakukan secara transparan bersama Kadin bahkan di audit oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Maka ia menekankan, tak ada upaya komersialisasi yang dilakukan oleh pemerintah maupun BUMN.

"Jadi di situ jelas ada harga jual, yang terdiri dari harga pembelian dan harga distribusi, jadi sangat transparan," katanya.

Sementara itu, Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan Roeslani menambahkan, filosofi dari vaksinasi Gotong Royong adalah vaksin gratis.

Lantaran, karyawan sebagai penerima vaksin mendapatkan secara gratis tanpa ada pemotongan dari hak gaji yang dimiliki karyawan.

"Jadi perusahaan membeli dan diberikan secara gratis, serta tanpa komersialisasi, itu adalah permintaan pemerintah yang kita sanggupi. Jadi enggak ada komersialisasi," kata Rosan. (Kompas.com)

Vaksin Sinopharm dari China jadi vaksin pertama yang akan digunakan dalam program Vaksinasi Gotong Royong yang Dimulai Hari Ini, Selasa (18/5/2021)
Vaksin Sinopharm dari China jadi vaksin pertama yang akan digunakan dalam program Vaksinasi Gotong Royong yang Dimulai Hari Ini, Selasa (18/5/2021) (JOEL SAGET / AFP by Tribunnews)

Vaksin Gotong Royong Adalah Vaksinasi yang Dibayari Perusahaan, Dimulai Pakai Vaksin Sinopharm China

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved