Breaking News:

Berita Batu Hari Ini

Penerima Vaksin Covid-19 AstraZeneca Harus Jujus saat Pemeriksaan

Masyarakat yang menerima vaksin Covid-19 AstraZeneca harus jujur sebelum disuntik vaksin.

benni indo/suryamalang.com
Petugas kesehatan di Puskesmas Batu menyuntikan vaksin Covid-19 kepada lansia. 

Berita Batu Hari Ini
Reporter: Benni Indo
Editor: Irwan Sy (ISY)

SURYAMALANG.COM | BATU - Masyarakat yang menerima vaksin Covid-19 AstraZeneca harus jujur ketika menjalani tahapan pemeriksaan sebelum disuntik vaksin, tidak terkecuali masyarakat Kota Batu.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batu dr Susan Indahwati mengemukakan, jika calon penerima vaksin tidak jujur, maka akan berdampak pada dirinya sendiri.

“Kasus kematian yang dijumpai itu, adalah kasus yang memang sebetulnya punya latar belakang sakit. Makannya masyarakat harus jujur terhadap petugas yang memeriksa. Jangan mentang-mentang mau divaksin, lalu bohong. Padahal dia punya riwayat sakit, orang-orang seperti itu yang berisiko, makannya harus jujur,” kata Susan, Rabu (19/5/2021).

Susan juga menjelaskan, hingga saat ini, proses vaksinasi Covid-19 AstraZeneca kepada masyarakat masih berlangsung.

Vaksin Covid-19 AstraZeneca yang ada di Kota Batu adalah vaksin nomor kode produksi atau batch 546, sedangkan yang ditarik dari peredaran adalah nomor produksi 547.

“Yang ada di Kota Batu, nomor 546, yang ditarik 547, jadi sejauh ini aman. Jadi tidak perlu takut sebetulnya,” katanya.

Nomor produksi 547 mengalami gagal produksi jadi harus diuji kembali sterilisasinya.

Sementara nomor yang lain masih boleh digunakan, justru kata Susan harus dihabiskan.

“Memang ada perbedaan tanggapan mengenai merek antara Sinovac dengan AstraZeneca. Jelas kekhawatirannya lebih banyak ke AstraZeneca,” kata Susan menjelaskan.

Halaman
12
Penulis: Benni Indo
Editor: isy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved