Berita Malang Hari Ini

KRONOLOGI Perampok Sadis Tewaskan Mama Muda Hamil 2 Bulan di Pakis Malang, Niat Jahat Saat Salat Id

RM (23), Warga Bangkalan Madura mencuri motor dan menganiaya korban yang tengah hamil, Mujihati (25) menggunakan senjata tajam di Desa Sekarpuro Pakis

Penulis: Mohammad Erwin | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/Erwin Wicaksono
Pelaku perampokan maut RM (23) yang menghabisi nyawa korban mama muda yang tengah hamil, Mujihati (25) di Desa Sekarpuro, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. 

Penulis : Erwin Wicaksono , Editor : Dyan Rekohadi

SURYAMALANG.COM, MALANG - Perampok sadis yang menyerang seorang mama muda yang sedang hamil hingga menyebabkan korban tewas di Pakis Kabupaten Malang akhirnya tertangkap.

Pelaku RM (23), Warga Bangkalan Madura mencuri motor dan menganiaya korban yang tengah hamil, Mujihati (25) menggunakan senjata tajam di Desa Sekarpuro, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang.

Aksi jahat pelaku dilakukan pada Hari Raya Idul Fitri, tepat di saat warga menjalankan salat Id, Kamis (13/5/2021).

Korban yang tengah hamil 2 bulan saat itu ditemukan dalam kondisi bersimbah darah dengan banyak luka akibat benda tajam.

Nyawa mama muda yang tengah hamil itu tak tertolong meski telah menjalani perawatan di RSSA Kota Malang.

RM yang dibekuk polisi mengaku motif dirinya melakukan pencurian motor untuk dibawa menuju kampung halaman.

"Saya ingin pulang kampung lalu saya curi motornya agar bisa balik ke kampung (Bangkalan Madura)," ungkap RM saat sebelum digelandang petugas menuju ruang tahanan Polres Malang, Kamis (20/5/2021).

Pelaku yang bekerja sebagai tukang potong rambut tak mampu beli motor tapi menggunakan jalan pintas memilih mencuri.

Tersangka pencurian motor dengan tindakan sadis yang ditahan di Polres Malang diancam hukuman pasal berlapis.
Tersangka perampokan sadis yang ditahan di Polres Malang diancam hukuman pasal berlapis. (erwin wicaksono/suryamalang.com)

Kronologi Kejahatan

RM membeber kronologi kejahatan yang dilakukannya yang membuat nyawa Mujihati (25) yang tengah hamil melayang.

Ia menyebut saat kejadian, di saatr warga setempat menjalankan salat Ied, dirinya langsung menuju rumah korban yang tak jauh dari tempat kerjanya.

Sehari-hari pelaku bekerja sebagai tukang potong rambut.

Melihat pintu pagar tak terkunci, pelaku masuk begitu saja lewat garasi.

Di garasi tersebut tampak 2 motor. Namun pelaku mengincar motor Honda Beat daripada Honda CBR.

"Motor Beatnya gak dikunci lalu kuncinya masih nyantol," bebernya.

Tak puas dengan target pencurian motor, pelaku ini ingin mencuri lebih banyak. Ia mencari handphone.

Alhasil, ia merangsek masuk kedalam rumah.

Saat masuk ke dalam rumah, RM mendapati Mujihati sedang di dalam kamar.

Korban saat itu sedang sendirian karena anggota keluarga yang lain sedang pergi salat Ied.

Takut ketahuan aksinya terendus tetangga, niat jahat pelaku untuk menghabisi korban mencuat.

Pelaku menusuk berkali-kali bagian wajah, kepala dan kaki korban menggunakan gunting.

Berjalan ke arah dapur, pelaku menemukan pisau kemudian kembali menganiaya korban dengan pisau. 

"Awalnya saya tidak ada niat untuk membunuh. Tapi karena takut ketahuan saja saya melakukan itu (kekerasan)," imbuhnya.

Usai memastikan korban lemas, pelaku akhirnya bergegas menggondol motor korban.

"Saya tidak punya motor akhirnya mencuri untuk bisa pulang kampung,"  tutupnya. 

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved