Aksi Pria Nekat Rampok Bank Setelah Terlilit Utang Rp 180 Juta, Berbekal Belajar dari YouTube & Film

Aksi nekat pria rampok bank setelah terlilit utang senilai Rp 180 juta sukses menjadi perhatian. Belajar rampok dari YouTube dan film.

Penulis: Frida Anjani | Editor: Adrianus Adhi
Tribunnews
Ilustrasi logo YouTube (KIRI) dan ilustrasi perampok (KANAN) 

Kejadian ini bermula saat terdakwa Dyan Wiendha Murti menjanjikan rekannya Millia untuk kerjasama membuka rumah makan di kawasan Merr, Surabaya.

Karena percaya, akhirnya Milia menyerahkan sejumlah uang kepada Dyan dengan tujuan untuk modal.

Secara bertahap, Milia mentransfer sejumlah uang ke rekening Dyan hingga total Rp 700 juta.

Setelah uang tersebut ditransfer, terdakwa menunjukkan foto proses pembangunan rumah makan di kawasan Merr.

Akan tetapi, saat dicek oleh Milia, lokasi yang dimaksud oleh Dyan bukanlah rumah makan yang ia bangun bersamanya.

Melainkan itu bangunan milik Pizza Hut.

“Uangnya saya alihkan, Pak Hakim. Untuk usaha lainnya,” kata Dyan di hadapan majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Rabu, (14/4/2021).

Dyan mengaku mengalihkan uang usaha tersebut bukan kemauannya.

Akan tetapi atas perintah seorang paranormal yang disarankan oleh Milia.

Dengan tujuan, jika menggunakan jasa paranormal akan membuat usaha bersama yang dibangun akan lancar.

Sayangnya, Milia malah kena tipu Dyan dan paranormal yang dia pilih sendiri untuk melancarkan usahanya.

“Itu paranormal dari Milia. Nah saya akan bilang kepada Milia mengalihkan uang tersebut untuk usaha lain."

"Malah diminta diam saja oleh Magdalena (dukun). Selain itu disuruh bilang kalau bisnisnya lancar,” jelasnya kepada hakim.

Kepada hakim, Dyan hanya bisa menyesali perbuatannya.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved