Breaking News:

Berita Batu Hari Ini

Rp 4,5 Miliar untuk 250 Tenaga Kesehatan di Kota Batu Segera Disalurkan

250 tenaga kesehatan (Nakes) akan mendapatkan insentif atas pengabdian mereka menangani pasien Covid-19 di Kota Batu

SURYAMALANG.COM/Benni Indo
Seorang tenaga kesehatan sedang bertugas saat pelaksanaan vaksinasi di Balai Kota Among Tani, Kota Batu. 

SURYAMALANG.COM, BATU – Sebanyak 250 tenaga kesehatan (Nakes) akan mendapatkan insentif atas pengabdian mereka menangani pasien Covid-19 di Kota Batu. Total anggaran yang disiapkan untuk 250 tenaga kesehatan itu sebanyak Rp 4,5 miliar.

Wakil Wali Kota Batu, Punjul Santoso mengemukakan, pemberian insentif tersebut akan dilakukan dalam waktu dekat dan dijamin penuh. Namun Punjul belum bisa memastikan kapan tepatnya pemberian dilakukan.

"Tidak semua tenaga kesehatan di Kota Batu mendapatkan insentif. Hanya nakes yang bersentuhan langsung dengan pasien Covid-19 dan ikut terlibat dalam penanganan Covid-19," ujar Punjul kepada SURYAMALANG.COM, Minggu (23/5/2021).

Anggaran sebanyak Rp 4,5 miliar itu merupakan akumulasi 250 orang nakes selama periode tiga bulan. Sebanyak 250 nakes tersebut bekerja di rumah sakit, dinas kesehatan dan Puskesmas.

Dipapar Punjul, ada perubahan sistem pembayaran pada 2021. Pada 2020, pembayaran dilakukan oleh Pemerintah Pusat melalui Kementerian Kesehatan. Sedangkan pada 2021 ini, pembayaran dilakukan oleh pemerintah daerah masing-masing.

"Informasi pergeseran tanggung jawab penganggaran baru kami terima satu pekan sebelum Lebaran. Sehingga insentif dari Januari hingga sekarang bagi para nakes belum terbayarkan," katanya.

Meski pemberitahuan terlambat, kata dia, Pemkot Batu memastikan bisa membayar insentif para nakes sesuai dengan ketentuan yang ada. Dengan adanya pergeseran penganggaran, Pemkot harus refocusing Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).

“Saat ini anggaran sudah siap, tinggal menunggu persiapan administrasi dan teknis lainnya,” katanya. Pada intinya, kami memastikan dan menjamin Pemkot Batu bertanggung jawab dengan pembayaran insentif nakes yang menangani Covid-19. Dibayarkan sesuai ketentuan, tidak dipotong maupun dicicil,” ujarnya.

Jumlah nakes yang mendapatkan insentif pada tahun ini mengalami penurunan. Pada tahun 2020, ada 528 nakes yang menerima sedangkan sekarang ada 250 orang nakes.

Per 22 Mei 2021, ada 1480 warga Kota Batu tercatat positif Covid-19 setelah ada tambahan enam orang. Dari jumlah itu, 1333 orang dinyatakan sembuh, 133 orang meninggal dunia karena Covid-19 dan 14 orang berstatus aktif Covid-19.

Tidak ada warga Kota Batu yang diisolasi. Kasus probable ada 71 orang, suspek ada 1062 dan discarded ada 1069 orang. Tingkat kematian di Kota Batu mencapai 9 persen. Sementara kesembuhannya mencapai 90 persen. Sedangkan kasus aktif tercatat sebanyak 1 persen. 

Penulis: Benni Indo
Editor: Eko Darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved