Breaking News:

Berita Mojokerto Hari Ini

Bupati Ikfina Fahmawati Dorong Produk IKM Lokal di Mojokerto Tembus Ekspor ke Luar Negeri

Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati, gencar mendorong pemasaran produk Industri Kecil Menengah (IKM) lokal dapat tembus ekspor ke luar negeri.

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: isy
mohammad romadoni/suryamalang.com
Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati, menilik hasil produksi IKM yang akan ke Luar Negeri. 

Berita Mojokerto Hari Ini
Reporter: Mohammad Romadoni
Editor: Irwan Sy (ISY)

SURYAMALANG.COM | MOJOKERTO - Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati, gencar mendorong pemasaran produk Industri Kecil Menengah (IKM) lokal dapat tembus ekspor ke luar negeri.

Ini diungkapkan Ikfina saat melepas secara simbolis kontainer yang mengangkut 400 unit furniture hasil IKM dari Jetis, Kabupaten Mojokerto yang akan diekspor ke Korea Selatan.

"Peluang bagi IKM Kabupaten Mojokerto hasil produksi lokal dapat diterima pasar Luar Negeri apalagi dalam kondisi masih Pandemi di mana segala sektor berupaya melakukan pemulihan ekonomi," ungkap Ikfina, Jumat (28/5/2021).

Ikfina menyadari berbagai macam persoalan oleh pelaku IKM dalam produksi maupun pemasaran di tengah situasi Pandemi Covid-19 seperti ini.

Permasalahan yang dihadapi IKM saat ini cukup berat mulai penurunan beli masyarakat sehingga berdampak terhadap pendapatan pengusaha IKM khususnya disektor furniture mebel. 

Apalagi kondisi pasar kini tidak menentu mengakibatkan efek domino yang semakin memperberat beban pelaku IKM di Kabupaten Mojokerto dalam persaingan dagang lokal maupun Internasional.

"Kami mendapat masukan terkait masalah yang dihadapi oleh pelaku IKM karena kesulitan memasarkan produknya saat rapat koordinasi strategi pemulihan ekonomi pasca Covid-19 sehingga ini akan menjadi pekerjaan rumah Pemerintah Daerah," jelasnya.

Pihaknya berharap dibukanya kemitraan perusahaan pengekspor dengan IKM ini nantinya dapat menjadi solusi terbaik memasarkan produk-produk lokal.

Selain itu, Pemerintah Daerah dan sejumlah pembangkit ekonomi di Kabupaten Mojokerto dapat memberikan pengalamannya dalam dunia ekspor untuk memotivasi pelaku IKM agar meningkatkan kualitas dan kuantitas produk lokal sehingga mampu bersaing di pasar nasional maupun Luar Negeri.

"Ada tiga hal yang harus kita lakukan agar dapat bertahan dan bersaing di pasar ekspor dunia yaitu kualitas, kuantitas dan pengiriman tepat waktu supaya dapat tergabung dalam komoditas ekspor," ucap Ikfina.

Plt,Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Mojokerto, Iwan Abdillah menuturkan produk hasil IKM dari Jetis ini merupakan ekspor perdana di Kabupaten Mojokerto berupa furniture sebanyak 400 unit senilai Rp 200 juta.

"Produk ekspor yakni meja rias beserta kursinya yang harganya dari IKM sekitar Rp.1,2 juta," jelasnya.

Ditambahkannya, Disperindag bakal memperluas jaringan kemitraan dan perusahaan eksportir lain guna meningkatkan kapasitas ekspor produk IKM di Kabupaten Mojokerto.

"Kita berharap akan muncul perusahaan-perusahaan lain yang berkomitmen untuk membantu IKM kita untuk memperluas pasar ekspor," tandasnya. 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved