Breaking News:

Berita Ponorogo Hari Ini

Serbuan Caci Maki Tak Surutkan Semangat Petugas Pemakaman Jenazah Covid-19 BPBD Ponorogo

Petugas pemakaman jenazah Covid-19 menjadi garda terdepan dalam usaha menekan angka penularan virus corona.

Editor: Eko Darmoko
SURYAMALANG.COM/Sofyan Arif Candra
Proses Pemakaman Jenazah Covid-19 di Ponorogo 

SURYAMALANG.COM, PONOROGO - Petugas pemakaman jenazah Covid-19 menjadi garda terdepan dalam usaha menekan angka penularan virus corona.

Saat yang lain menjauh lantaran takut tertular, para petugas tersebut justru harus berurusan dengan jenazah pasien Covid-19.

Alih-alih mendapatkan pujian dan ucapan terima kasih, petugas pemakaman jenazah Covid-19 malah acap kali mendapatkan cacian dari keluarga jenazah.

Seperti yang dialami petugas pemakaman jenazah Covid-19 dari BPBD Ponorogo, Hadi Susanto.

Menurut Hadi, tak jarang ia dan timnya menerima caci maki dan dipandang sebelah mata oleh para keluarga jenazah pasien Covid-19.

"Ada beberapa keluarga yang tidak mau jenazahnya dimakamkan secara Prokes, anggapan mereka meninggalnya bukan karena Covid-19, tapi karena komorbid dan lainnya. Padahal yang menentukan kan pihak rumah sakit," kata Hadi kepada SURYAMALANG.COM, Sabtu (29/5/2021).

Hadi sendiri juga mengetahui jika pihak keluarga sebenarnya ingin jenazah tersebut disalatkan oleh keluarga dan tetangganya saat takziah.

"Jadi kadang kadang mereka nyinyir. Pernah di depan kita langsung saat di makam kita diolok-olok dengan kalimat yang tinggi," lanjutnya.

Namun begitu, Hadi dan rekannya mengabaikan olokan tersebut lantaran sudah menjadi tugasnya memakamkan jenazah Covid-19.

Selain itu, ia dan tim BPBD Ponorogo juga telah berniat untuk ikut berpartisipasi aktif menekan angka penularan Covid-19 terutama yang ditularkan melalui jenazah Covid-19.

Halaman
12
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved