Breaking News:

Berita Batu Hari Ini

Gelar Perkara Kasus Dugaan Kekerasan Seksual di Sekolah SPI Kota Batu Segera, Tunggu Hasil Visum

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko mengatakan bahwa gelar perkara dugaan kasus kekerasan seksual di SPI, Batu segera dimulai

Editor: Dyan Rekohadi
TribunJatim/Syamsul Arifin
Ketua Komnas Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait saat mendampingi laporan ke SPKT Polda Jatim beberapa waktu lalu 

"Cukup menyedihkan bagi Komnas PA karena ada lembaga pendidikan yang dikagumi, khususnya masyarakat Batu dan Jatim, ternyata menjadi sumber malapetaka peserta didik di sana."

"Di sana tersimpan kasus-kasus kejahatan seksual yang dilakukan oleh pemilik SPI. Kejahatan seksual itu dilakukan berulang-ulang kepada puluhan anak-anak yang pada masa sekolah," kata Arist di Mapolda Jatim, Sabtu, (29/5/2021).

Menurut Arist apa yang terjadi dalam kasus ini merupakan kejahatan luar biasa. Karena tak hanya sekali dia kali dilakukan.

Bahkan dikatakannya, kejadian sudah bermula sejak 2009. Selain kejahatan seksual, terlapor juga melakukan kekerasan fisik dan verbal. Termasuk mempekerjakan anak

"Mereka dibungkus untuk sekolah tapi ternyata mereka dipekerjakan melebihi jam kerja dan menghasilkan uang yang banyak, tapi mereka tidak dapat imbalan yang layak,” lanjut Arist.

Tiga anak yang menjadi korban akan menjalani visum di RS Bhayangkara Polda Jatim.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Batu, MD Furqon menuturkan, ketiga anak itu merupakan siswa SMA SPI asal Madiun, Poso dan Kutai.

"Besok Senin anak-anak itu akan divisum di RS Bhayangkara Polda Jatim sekitar pukul 07.00 WIB. Dari belasan itu, tiga yang bisa hadir karena yang lain tempatnya terpencil, pesawatnya tidak ada," ujarnya.

Furqon hadir ke Polda Jatim bersama Komnas Perlindungan Anak untuk turut serta dalam mendampingi korban. Dia berharap supremasi hukum bisa ditegakkan dengan tetap memegang asas praduga tidak bersalah terhadap terduga hingga ada keputusan pengadilan.

"Karena ini atensi nasional, Kapolri telah memerintahkan Polda Jatim untuk membuat BAP," ucapnya.

Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Batu berencana akan melakukan koordinasi dengan Dindik Provinsi Jatim terkait laporan Komnas Perlindungan Anak atas dugaan pelecehan dan kekerasan seksual terhadap anak di SMA SPI.

Kepala Dindik Kota Batu, Eny Rachyuningsih mengaku, pihaknya baru mengetahui informasi terkait laporan pelecehan kekerasan seksual terhadap siswa SMA SPI Kota Batu ke Polda Jatim dari pemberitaan yang beredar.

"Saya juga baru tahu tadi malam (Sabtu, 29/5/2021) terkait laporan itu,” katanya.

Dalam waktu dekat, Dindik Kota Batu akan melakukan koordinasi untuk dapat melakukan pendekatan kepada pihak SMA SPI Kota Batu.

Hal itu dilakukan agar tak ada pihak yang saling dirugikan dalam menindak lanjuti laporan dugaan kekerasan seksual yang terjadi di SMA SPI Kota Batu.

"Karena SMA tersebut dibawah kewenangan Provinsi, saya akan koordinasi dulu dengan cabang Dinas Pendidikan Jatim yang ada di Kota Malang," ujarnya.

Artikel terkait SPI dan Berita Batu dapat diikuti di SURYAMALANG.COM

Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved