Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Kendala Dinkes Tuntaskan Vaksinasi Covid-19 untuk Lansia di Kabupaten Malang

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang menemui sejumlah kendala dalam penuntasan vaksinasi Covid-19 bagi warga lanjut usia atau lansia.

Suryamalang.com/Erwin Wicaksono
Ilustrasi, 

Reporter: Erwin Wicaksono

SURYAMALANG.COM, MALANG - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang menemui sejumlah kendala dalam penuntasan vaksinasi Covid-19 bagi warga lanjut usia atau lansia.

Kepala Dinkes Kabupaten Malang, drg Arbani Mukti Wibowo mengatakan masih ada sejumlah lansia yang khawatir atau takut suntik vaksin corona.

"Selain itu, jarak ke puskesmas kadang terlalu jauh," kata Arbani kepada SURYAMALANG.COM, Rabu (2/6/2021).

Menurutnya, vaksinasi untuk SDM kesehatan sudah tuntas 100 persen, dan pelayanan publik sudah 70 persen.

"Sedangkan untuk lansia ini masih 5 persen. Ini yang masih menjadi pekerjaan rumah bagi kami," beber Arbani.

Arbani menjelaskan Pemkab Malang mengandalkan vaksin Sinovac dan AstraZeneca.

"Stok AstraZeneca terbatas. Kami memakai Sinovac untuk vaksinasi lansia. Namun secara keseluruhan, stok vaksin masih aman," jelas Arbani.

Vaksin gotong-royong segera didistribusikan ke daerah, termasuk Kabupaten Malang.

"Sebentar lagi kami ajukan vaksinasi gotong-royong. Ada tiga fakses yang akan menjadi vaksinator vaksin gotong-royong, yaitu RS Wava Husada, Klinik NU Pujon, dan Klinik Cakra Husada Turen. Tapi vaksinasi gotong-royo ini berbiaya," terang Arbani.

Penulis: Mohammad Erwin
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved