Breaking News:

Berita Batu Hari Ini

KPK Sita Lahan Terkait Kasus Gratifikasi Mantan Wali Kota Batu, Eddy Rumpoko

KPK RI memasang papan pengumuman penyitaan sebidang lahan di Jalan Sultan Agung, Kelurahan Sisir, Kota Batu

Penulis: Benni Indo
Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/Benni Indo
KPK menyita sebidang lahan yang berada di Jl Sultan Agung, Kelurahan Sisir, Kota Batu. Penyitaan ini terkait pengusutan kasus dugaan tindak pidana korupsi gratifikasi di Pemkot Batu periode 2011-2017. 

SURYAMALANG.COM, BATU - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI memasang papan pengumuman penyitaan sebidang lahan di Jalan Sultan Agung, Kelurahan Sisir, Kota Batu, Rabu (2/6/2021).

Papan itu memuat informasi: 'Berdasarkan Surat Perintah Penyitaan Nomor Sprint.Sita/176/DIK/01.05/20-23/05/2021 pertanggal 21 Mei 2021. Pertama SHM nomor 1698/Sisir dan kedua SHM nomor 1744/Sisir Telah Disita Dalam Perkara Tindak Pidana Korupsi Pasal 12B (Gratifikasi) Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi dengan tersangka Eddy Rumpoko'.

Bersamaan dengan adanya papan penyitaan tersebut, juga ada penegasan larangan memperjualbelikan, menduduki, mempergunakan, menguasai, atau melakukan tindakan hukum lain atas obyek hukum tanpa seizin KPK atau keputusan pengadilan.

Pedagang kaki lima yang berada di depan lahan, Muhammad Aris mengaku mengetahui proses pemasangan papan.

Diceritakannya, pemasangan papan penyitaan itu dilakukan oleh petugas KPK pada Minggu (31/5/2021).

"Pemasangan itu Minggu kemarin sekitar pukul 10 siang dan selesai pukul 12. Rombongan KPK mengendarai dua mobil Avanza warna merah maron dan hitam."

"Mereka juga memakai baju putih dengan rompi coklat bertuliskan KPK," jelas Aris, Rabu (2/6/2021).

Aris sempat berkomunikasi dengan petugas KPK. Petugas memberitahukan ke dirinya agar ikut mengawasi papan nama tersebut. Terutama untuk menghindari upaya perusakan.

"Pesan tolong dijaga, kalau untuk jualan tidak apa-apa tapi tidak di dalam lahan. Saya juga setiap hari menaruh gerobak di dalam areal lahan itu," imbuh dia.

Aris mengaku kaget atas peristiwa itu. Terutama kasus korupsi yang menyeret nama Eddy Rumpoko.

Dikatakannya, Eddy Rumpoko dinilai berhasil membangun Kota Batu.

"Tapi di luar itu tidak tahu, jujur dulu kaget saat ER ditangkap," urainya.

Jubir KPK Ali Fikri belum memberikan keterangan resmi saat dikonfirmasi. Sekadar informasi, KPK tengah mengusut kasus dugaan tindak pidana korupsi gratifikasi di Pemkot Batu pada periode 2011-2017.

Sejak Januari 2021, KPK telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pejabat dan menggeledah ruang kerja di Balaikota Among Tani.

Selain itu, KPK juga menggeledah tempat lain yang masih berkaitan dengan dugaan kasus gratifikasi kepada Eddy Rumpoko.

Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved