Breaking News:

Berita Blitar Hari Ini

Pembuat Senapan Angin Ilegal di Blitar Sudah 6 Tahun Berproduksi

pemilik industri rumahan senapan angin ilegal asal Blitar mengaku sudah enam tahun menjalankan bisnisnya. 

Penulis: Samsul Hadi | Editor: isy
samsul hadi/suryamalang.com
Polisi menunjukkan barang bukti senapan angin yang disita dari industri rumahan ilegal milik pelaku di Polres Blitar Kota, Kamis (3/6/2021). 

Berita Blitar Hari Ini
Reporter: Samsul Hadi
Editor: Irwan Sy (ISY)

SURYAMALANG.COM | BLITAR - Widodo (41), pemilik industri rumahan senapan angin ilegal asal Dusun Gendis, Desa Pikatan, Wonodadi, Kabupaten Blitar, mengaku sudah enam tahun menjalankan bisnisnya. 

Widodo mengaku belajar membuat senapan angin dari kenalannya di Srengat, Kabupaten Blitar

"Sekitar enam tahun produksi, belajar dari kenalan di Srengat," kata Widodo di Polres Blitar Kota, Kamis (3/6/2021). 

Baca juga: Dipasarkan Hingga Luar Jawa, Pembuat Senapan Angin Ilegal di Blitar Bisa Produksi 5 Pucuk Seminggu

Widodo mengatakan senapan angin yang diproduksi paling banyak kaliber 4,5 mm. 

Tapi, dia juga melayani pesanan senapan angin dengan kaliber 5,5 mm, 6 mm, 8 mm, dan 9 mm. 

Menurutnya, pesanan senapan angin dengan kaliber di atas 4,5 mm kebanyakan datang dari luar Jawa. 

"Mereka (pemesan dari luar Jawa) bilang senapan angin itu untuk mengusir monyet dan berburu babi," ujarnya. 

Sedang cara pemasarannya, kata Widodo, secara online melalui WhatsApp (WA). 

"Ada sales yang membantu pemasaran. Biasanya pemasarannya lewat WA," katanya. 

Sebelumnya, Satreskrim Polres Blitar Kota membongkar industri rumahan senapan angin ilegal di Dusun Gendis, Desa Pikatan, Wonodadi, Kabupaten Blitar

Polisi menangkap satu orang pembuat dan menyita barang bukti sebanyak 135 pucuk senapan angin dalam kasus itu. 

Pelaku yang ditangkap, yaitu, Widodo (41), pemilik industri rumahan senapan angin.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved