Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

ProFauna Sebut Kelapa Sawit Bisa Ancam Ketersediaan Air di Malang Selatan

PROFAUNA mengkritisi wacana penanaman dan pembangunan industri kelapa sawit di Malang Selatan.

erwin wicaksono/suryamalang.com
Ketua Profauna Indonesia, Rosek Nursahid. 

Reporter: Erwin

SURYAMALANG.COM, MALANG - PROFAUNA mengkritisi wacana penanaman dan pembangunan industri kelapa sawit di Malang Selatan.

Organisasi penggiat lingkungan tersebut khawatir tanaman kelapa sawit bisa mengancam ketersediaan air di Malang Selatan.

"Dampak yang kentara adalah terancamnya sumber air. Pohon sawit ini rakus terhadap air. Padahal Malang Selatan rawan kekeringan," ujar Rosek Nursahid, Ketua PROFAUNA Indonesia kepada SURYAMALANG.COM, Kamis (3/6/2021).

Kata Rosek, kelapa sawit yang ditanam secara massal akan menggerus keanekaragaman hayati.

Pasalnya, vegetasi homogen akan berdampak buruk terhadap lingkungan.

"Keragaman flora dan satwa akan menurun drastis. Kelapa sawit bersifat homogen. Perubahan iklim pasti akan terjadi karena pohonnya homogen," ujar Rosek.

Menurutnya, risiko jangka panjang kerusakan lingkungan akan menerpa Malang Selatan jika penanaman kelapa sawit tetap dilakukan.

"Fakta di luar Jawa, kelapa sawit punya banyak masalah ke lingkungan. Misalnya, keanekaragaman hayati menurun. Pemerintah harus hati-hati dan jangan tergesa-gesa," terangnya.

Rosek menilai kondisi keanekaragaman hayati di Malang Selatan telah rusak dan memperihatinkan.

Halaman
12
Penulis: Mohammad Erwin
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved