Breaking News:

Berita Blitar Hari Ini

Drama Pembuangan Bayi di Blitar, Wanita Ini Pura-pura Dengar Suara Tangisan Saat Sedang Mandi

Polisi telah menemukan wanita yang membuang bayi perempuan di pekarangan belakang rumah warga Desa Ngoran, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar.

Penulis: Samsul Hadi
Editor: Zainuddin
samsul hadi/suryamalang.com
Kondisi bayi perempuan yang ditemukan di pekarangan belakang rumah warga Desa Ngoran, Nglegok, Kabupaten Blitar, Jumat (4/6/2021). 

SURYAMALANG.COM, BLITAR - Polisi telah menemukan wanita yang membuang bayi perempuan di pekarangan belakang rumah warga Desa Ngoran, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar.

Pembuang bayi sekaligus ibu bayi perempuan tersebut berinisial AZ.

Ternyata AZ pura-pura menjadi orang yang pertama kali menemukan bayi perempuan tersebut.

Kapolsek Nglegok, AKP Lahuri mengatakan polisi menemukan ibu bayi dari hasil pemeriksaan saksi-saksi.

Polisi memeriksa orang yang pertama kali menemukan bayi.

"Unit PPA Polres Blitar Kota meminta keterangan kepada saksi yang pertama kali menemukan bayi."

Saat dimintai keterangan, dia mengaku sebagai ibu dari bayi itu," ujar Lahuri kepada SURYAMALANG.COM, Sabtu (5/6/2021).

Awalnya AZ mengaku mendengar suara tangisan bayi dari pekarangan belakang rumah pemannya bernama Mujiono.

Saat itu AZ sedang mandi.

Lalu, AZ memberitahukan kejadian itu ke orang tuanya, H.

H merupakan adik dari Mujiono. Posisi rumah H dan Mujiono bersebelahan.

H kemudian mengecek ke pekarangan belakang dan melihat ada bayi tergeletak dibungkus daun pisang.

H segera melaporkan kejadian itu ke perangkat desa dan diteruskan ke Polsek Nglegok.

Sedang bayi sempat dirawat oleh bidan setempat dan kemudian dibawa ke Puskesmas Nglegok.

Saat ditemukan bayi dengan berat 2,3 kg dan panjang 44 cm dalam kondisi sehat. Tali pusar sudah dipotong tapi pendek.

Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved