Breaking News:

Berita Batu Hari Ini

DPRD Kota Batu Soroti Sekolah Terkesan Eksklusif

Wakil Ketua DPRD Batu, Heli Suyanto berpendapat agar lembaga pendidikan di Kota Batu tidak memunculkan kesan eksklusifitas.

Penulis: Benni Indo
Editor: Zainuddin
net
Kota Batu 

SURYAMALANG.COM, BATU – Wakil Ketua DPRD Batu, Heli Suyanto berpendapat agar lembaga pendidikan di Kota Batu tidak memunculkan kesan eksklusifitas sehingga sulit diakses publik.

Ia juga mengatakan akan menggelar pertemuan dengan Pemerintah Kota Batu untuk membahas kasus yang terjadi di Sekolah Selamat Pagi Indonesia. 

Kasus dugaan pelecehan seksual dan eksploitasi terhadap anak di SPI diduga telah terjadi sejak 2007.

Itu artinya sudah berlangsung sejak 14 tahun lalu.

Lamanya kasus itu terjadi dianggap karena SPI terkesan eksklusif.

“Sekolah eksklusif, sebenarnya sudah menjadi pembicaraan kami dengan Dinas Pendidikan. Banyak sekali contoh di Kota Batu ini."

"Pengawasannya seperti apa karena mereka tertutup. Aktivitas di dalam tidak tahu, tapi paling tidak Pemerintah Daerah bisa masuk ke situ,” kata Heli, Senin (7/6/2021). 

Bukan hanya dalam kegiatan formal saja pemerintah daerah bisa mengakses, namun juga kegiatan informal.

Menurut Heli, eksklusifitas membuat anak-anak yang ada di lingkungan sekolah tidak terpantau dengan baik.

Peristiwa yang terjadi di SPI bisa menjadi pembelajaran bagi sekolah-sekolah lain.

Halaman
12
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved