Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Petani di Bantur Malang Rasakan Tanaman Sawit Rakus Air

Sebuah asumsi tanaman kelapa sawit rakus konsumsi air tanah dirasakan warga Desa Bandungrejo, Bantur, Kabupaten Malang.

erwin wicaksono/suryamalang.com
Mantan petani sawit Parmin (kiri baju hitam) dan petani sawit yang masih aktif Sunjoto (kanan baju putih) di Bantur Malang. 

Berita Malang Hari Ini
Reporter: Erwin Wicaksono
Editor: Irwan Sy (ISY)

SURYAMALANG.COM | MALANG - Sebuah asumsi tanaman kelapa sawit rakus konsumsi air tanah dirasakan warga Desa Bandungrejo, Bantur, Kabupaten Malang.

Parmin, salah satu warga yang dulunya aktif bertani sawit mengenang lahan yang kini ditanami sawit dulunya merupakan lahan basah dengan aliran air yang tergenang.

Berdasarkan pantauan di salah satu petak tanah di Dusun Sumberrejo, Desa Bandungrejo, terdapat sebuah sawah yang mengering.

Baca juga: Potret Perkebunan Sawit di Malang Selatan, Harga Panen Murah Hingga Terbengkalai

Lahan sawah padi terletak sangat berdekatan dengan kebun sawit.

Sawit diketahui pertama kali ditanam di Desa Bandungrejo, Bantur, Kabupaten Malang pada tahun 2012 silam.

"Bahkan dulu mbah Njoto (pemilik 3 hektare lahan sawit) cara menanamnya dengan gundukan tanah agar tak terkena air. Namun bisa dilihat kini lahan ini tak basah lagi. Juga ada sawah yang di sana itu kering di dekatnya kebun sawit," beber Parmin.

Tanaman sawit tumbuh tinggi dengan daun yang lebat.

Batang sawit punya ruas-ruas dengan karakter keras.

Buah sawit bergerumbul seperti salak dan memiliki duri.

Halaman
123
Penulis: Mohammad Erwin
Editor: isy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved