Berita Trenggalek Hari Ini
Temuan Antraks di Tulungagung, Trenggalek Proteksi Perdagangan Sapi
Dinas Pertanian dan Pangan (Dispartan) Trenggalek mengantisipasi temuan antraksi di Tulungagung.
Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM, TRENGGALEK - Dinas Pertanian dan Pangan (Dispartan) Trenggalek mengantisipasi temuan antraksi di Tulungagung.
Dispartan memproteksi pedagangan sapi antar peternak di Kecamatan Bendungan, Trenggalek dengan Kecamatan Pagerwojo, Tulungagung.
Apalagi Kecamatan Pagerwojo yang menjadi tempat temuan bakteri penyebab antraks di Tulungagung berbatasan langsung dengan Kecamatan Bendungan di Trenggalek.
Kepala Dispartan Trenggalek, Didik Susanto mengakui peternak dan pedagang di dua wilayah beda kabupaten itu kerap bertransaksi jual-beli hewan ternak, khususnya sapi.
"Karena dua daerah saling berdampingan, dan juga sama-sama menjadi sentra sapi, baik perah atau pedaging," kata Didik kepada SURYAMALANG.COM, Senin (7/6/2021).
Dispartan telah koordinasi dengan kelompok peternak dan pedagang di Kecamatan Bendungan.
Pihaknya meminta kelompok peternak dan pedagang tak menjual-belikan sapi ke Kecamatan Pagerwojo untuk sementara waktu.
Langkah itu sebagai upaya meminimalisir penyebaran bakteri penyebab antraks.
"Kami juga sudah koordinasi dengan beberapa pedagang sapi di Pagerwojo," ujar Didik.
Didik menekankan peternakan sapi di wilayah Trenggalek aman dari paparan antraks.
Indikasinya, tak ditekukan kasus kematian sapi beruntun seperti yang terjadi di Tulungagung.