Breaking News:

Berita Batu Hari Ini

Soal Penyitaan Aset Mantan Wali Kota Batu ER oleh KPK, MCW: Ada Korelasi dengan Kesaksian Kristiawan

LSM Malang Corruption Watch (MCW) berkomentar terkait langkah KPK menyita sebidang tanah Jalan Sultan Agung Batu

Penulis: Benni Indo
Editor: isy
benni indo/suryamalang.com
KPK menyita sebidang lahan yang berada di Jalan Sultan Agung, Kelurahan Sisir, Kota Batu. Penyitaan ini terkait pengusutan kasus dugaan tindak pidana korupsi gratifikasi di Pemkot Batu periode 2011-2017. 

Berita Batu Hari Ini
Reporter: Benni Indo
Editor: Irwan Sy (ISY)

SURYAMALANG.COM | BATU - LSM Malang Corruption Watch (MCW) berkomentar terkait langkah KPK menyita sebidang tanah Jalan Sultan Agung No 7 Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu pada 31 Mei 2021.

Dalam keterangan resminya, MCW menilai ada kecocokan antara penyitaan aset dengan keterangan Kristiawan, seorang asisten rumah tangga mantan Wali Kota Batu, Eddy Rumpoko.

“MCW menilai, terdapat fakta menarik dalam putusan Nomor 27/ Pid.Sus/ TPK/2018/ PN.Sby. MCW menilai adanya korelasi yang jelas antara peristiwa penyitaan sebidang tanah oleh KPK tersebut dengan kesaksian Kristiawan,” ujar Divisi Advokasi Unit Monitoring Hukum dan Peradilan MCW, Raymond Tobing, Selasa (8/6/2021).

Dipaparkannya, jika membaca keterangan saksi Kristiawan pada halaman 322 sampai 330 putusan Nomor 27/Pid.Sus/TPK/2018/PN.Sby, tertulis jelas serangkaian tindakan saksi Kristiawan melaksanakan perintah dari ER untuk setoran uang ke bank dengan nama transaksi antara lain, 'pembelian tanah', 'penjualan tanah', 'pembelian rumah', hingga keterangan transaksi yang hanya berupa, 'rumah', 'tanah', 'jual tanah', 'tabungan (hasil jual tanah)'.

“Walaupun dalam kesaksiannya di persidangan Kristiawan menolak itu, MCW meyakini jika kesaksian tersebut perlu didalami lebih lanjut oleh KPK. Selain itu, rangkaian tindakan yang dilakukan oleh saksi Kristiawan yang menyetor ke bank dan tindakan KPK melakukan penyitaan tanah tersebut patut dicurigai adanya delik pencucian uang dalam kasus gratifikasi tersebut,” tegas Raymond.

Raymond menerangkan, terdapat tiga proses pencucian uang, yakni, placement (penempatan), layering (penyebaran), dan integration (penyatuan/pengumpulan).

Bila nanti dapat dibuktikan, kesaksian Kristiawan atas tindakan ER yang menyuruh dirinya untuk menyetorkan uang telah memasuki tahap penempatan (placement).

“Sebidang tanah atas nama ER yang disita oleh KPK seminggu yang lalu tersebut bila nantinya juga dapat dibuktikan bersumber dari hasil korupsi, maka telah memenuhi tahap yang kedua, yakni layering. Tinggal menelusuri adanya tindakan tahap ketiga, yakni integration (penyatuan). Misalnya, dengan menjual kembali atau menyewakan aset tersebut,” urainya.

KPK memasang papan pengumuman penyitaan sebidang lahan di Jalan Sultan Agung, Kelurahan Sisir, Batu.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved