Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Update Covid-19 Kota Malang, Vaksinasi Lansia Baru Berjalan 45 Persen

Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi para lansia di Kota Malang hingga sampai saat ini sudah berjalan sekitar 45 persen. 

Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah
Editor: isy
SURYAMALANG.COM/Rifky Edgar
Ilustrasi - Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi para pelaku usaha pariwisata mulai dilakukan di Kota Malang. Vaksinasi simbolis ini berlangsung di RSIA Mawar Kota Malang, Kamis (20/5/2021). 

Berita Malang Hari Ini
Reporter: Rifky Edgar
Editor: Irwan Sy (ISY)

SURYAMALANG.COM | MALANG - Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi para lansia di Kota Malang hingga sampai saat ini sudah berjalan sekitar 45 persen. 

Jumlah tersebut berbeda jauh dari prosentase pelaksanaan vaksinasi covid-19 bagi para pelayan publik di Kota Malang yang sudah berjalan sekitar 100 persen.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang, dr Husnul Muarif mengatakan, sejumlah kendala menyebabkan vaksinasi bagi para lansia tidak bisa berjalan cepat.

Salah satunya ialah gagalnya para lansia saat menjalani screening sebelum pelaksanaan vaksinasi covid-19.

"Karena memang beberapa hal lansia tidak bisa divaksin. Seperti karena tidak lolos screening. Itu yang selalu menjadi kendala kami di lapangan," ucapnya kepada SURYAMALANG.COM, (8/6/2021).

Akibat gagalnya lansia divaksin, membuat vaksin tersebut kemudian dialihkan kepada para lansia, dan masyarakat yang berhubungan dengan pelayanan publik, seperti pra lansia, RT/RW, PKK dan lain sebagainya.

Hal ini pula yang ditegaskan oleh dr Husnul, bahwa vaksinasi Covid-19 di Kota Malang saat ini masih berada di tahap kedua, bukan tahap ketiga yang menjadi prioritasnya ialah masyarakat umum.

"Jadi kalau aturan divaksin itu kan yang usianya di atas 18 tahun. Masyarakat umum pun boleh, tapi tidak sekarang. Kami masih menuntaskan tahap kedua. Karena masih ada sasaran yang belum divaksin," ucapnya.

Hingga sampai saat ini, ketersediaan vaksin Covid-19 di Kota Malang mencapai 30.000 dosis.

Jumlah tersebut bisa saja bertambah dan berkurang ketika ada permintaan tambahan baik dari puskesmas maupun rumah sakit yang melayani vaksinasi Covid-19.

"Sejauh ini stok vaksin aman. Vaksin Covid-19 yang kita pakai masih sama, yakni vaksin astrazeneca," tandasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved