Breaking News:

Berita Kediri Hari Ini

Kerumunan Ojek Online Antre Pesanan BTS Meal di McDonald's Viral, Wali Kota Kediri Perintahkan Ini

Kerumunan di McDonald's Kediri Mall terjadi karena ada promo peluncuran produk terbaru BTS Meal yang bisa dipesan melalui aplikasi ojek online.

Penulis: Didik Mashudi
Editor: isy
didik mashudi/suryamalang.com
Kerumunan masyarakat dan ojek online yang antre BTS Meal di gerai McDonald's Kediri Mall, Kota Kediri, Rabu (9/6/2021). Kerumunan itu tetap terjadi meski Kapolres Kediri Kota, AKBP Eko Prasetyo, datang untuk melakukan penindakan. Atas dugaan pelanggaran protokol kesehatan itu, McDonald's KEdiri Mall dilarang berkegiatan selama 3 hari. 

Berita Kediri Hari Ini
Reporter: Didik Mashudi
Editor: Irwan Sy (ISY)

SURYAMALANG.COM | KEDIRI - Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar memerintahkan Satgas Covid-19 Kota Kediri untuk menegakan disiplin protokol kesehatan di gerai McDonald's, Kediri Mall, Rabu (9/6/2021).

Tindakan itu dilakukan untuk merespon pengaduan masyarakat mengenai kerumunan ojek online di salah satu gerai makanan cepat saji yang sempat viral di sosial media. 

Kerumunan terjadi karena adanya promo dari peluncuran produk terbaru BTS Meal yang bisa dipesan melalui aplikasi pemesanan online. 

Baca juga: Di Malang Diberi Surat Peringatan, McDonalds Kediri Ditutup 3 Hari atas Dugaan Pelanggaran Prokes

Permintaan masyarakat begitu tinggi karena produknya berkaitan dengan salah satu kelompok Boy Band K-Pop paling populer saat ini, BTS.

Satgas Covid-19 Kota Kediri yang terdiri aparat gabungan Satpol PP, kepolisian dan TNI bergerak cepat mendatangi kerumunan di gerai makanan cepat saji tersebut serta melakukan penyegelan. 

Sanksi yang diberikan tertera pada stiker yang tertempel di pintu kaca adalah ditutup selama 3 hari.

Kepala Satpol PP Kota Kediri Eko Lukmono menjelaskan, Satgas Covid-19 Kota Kediri langsung mengurai kerumunan yang terjadi serta memberikan himbauan masyarakat yang bergerombol meninggalkan lokasi.

Selanjutnya Satgas Covid-19 Kota Kediri memanggil pihak penanggung jawab pada gerai makanan tersebut. 

Karena telah melanggar peraturan dalam SK Wali Kota Kediri Nomor 188.45/165/419.033/2021 tentang Perpanjangan Kedelapan Masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berbasis Mikro Untuk Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019. 

Dalam ketentuan itu telah diatur untuk warung makanan, cafe, dan restoran dibatasi dengan kapasitas 50 persen dan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. 

Bagi pelanggarnya, akan dikenakan sanksi berupa teguran lisan atau tertulis, penghentian sementara operasional usaha atau kegiatan, denda administratif paling banyak Rp 500.000 hingga pencabutan izin usaha. 

Hal itu tertuang dalam Peraturan Walikota Kediri Nomor 32 Tahun 2020 Tentang Penerapan Disiplin Dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan Dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Walikota Kediri Nomor 9 Tahun 2021 tentang Perubahan Ketiga Atas Peraturan Walikota Kediri Nomor 32 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved