Breaking News:

Brita Tulungagung Hari Ini

Kronologi Penyebaran Antraks di Desa Sidomulyo, Tulungagung, Sempat Dikira Terkait Ilmu Santet

Agung Aris Saputra termasuk warga yang sempat terserang Antraks di Desa Sidomulyo, Kecamatan Pagerwojo, Tulungagung.

Penulis: David Yohanes | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/David Yohanes
Agung Aris Saputra termasuk warga yang sempat terserang Antraks di Desa Sidomulyo, Kecamatan Pagerwojo, Tulungagung. 

Sementara lima warga lainnya kondisinya sudah sehat, meski masih menunggu lukanya sembuh total.

Sebab mereka khawatir masih bisa menulari sapi-sapi yang mereka rawat.

"Jadi tidak perlu khawatir, semua sudah terkendali. Warga juga sudah tenang," ucap Agung.

Warga resah saat sapi-sapi mati beruntun.

Hingga saat itu muncul isu ada warga yang mempraktikkan santet.

Kini setelah penyebab kematian hewan ternak sudah diketahui, ada perasaan lega di hati warga.

"Semua sudah beraktivitas seperti biasa. Petugas kesehatan juga sudah memberi penyuluhan, apa yang harus kami lakukan untuk mengendalikan antraks," tandas Agung.

Total ada 26 sapi dan tiga kambing yang mati di Desa Sidomulyo.

Bangkai sapi yang terakhir membuktikan indikasi serangan bakteri antraks.

Ada enam warga yang mengalami luka dengan ciri khas penyakit antraks.

Petugas sudah mengambil sampel luka mereka untuk diuji di laboratorium.

Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved