Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Program Sambang Kelurahan Pajak PBB Bapenda Kota Malang, Raup Rp 150 Juta

PAD yang diterima dari sektor PBB hasil program Bapenda Sambang Kelurahan di Malang.

Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah
Editor: isy
hayu yudha prabowo/suryamalang.com
Wajib pajak mengantre membayar PBB dalam Bapenda Sambang Kelurahan di Kelurahan Balearjosari, Kota Malang, Rabu (9/6/2021). 

Berita Malang Hari Ini
Reporter: Rifky Edgar
Editor: Irwan Sy (ISY)

SURYAMALANG.COM | MALANG - Pendapatan asli daerah (PAD) yang diterima dari sektor Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) hasil program sambang kelurahan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Malang telah mencapai Rp 150 Juta.

Jumlah tersebut diperoleh dari empat Kelurahan yang telah didatangi, yakni di Kelurahan Mulyorejo, Karangbesuki, Pandanwangi, dan Polowijen.

Sementara di Kelurahan Bale Arjosari yang hari ini sedang didatangi oleh Bapenda Kota Malang masih belum direkap.

Kepala Bapenda Kota Malang Handi Priyatno mengatakan, program sambang kampung yang baru pertama kali dilakukan ini cukup berjalan efektif dalam meningkatkan PAD.

Hal tersebut terbukti dari antusiasme masyarakat yang datang untuk membayar PBB, balik nama PBB termasuk melayani pembayaran pajak yang lain.

"Kegiatan ini merupakan upaya kami dalam mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Karena banyak dari masyarakat yang menyatakan 'saya terbiasa manual pak', kayak gimana gitu kalau bayar online?, Jadi lebih merasa nyaman saja agar masyarakat bayar secara manual," ucap Handi, Rabu (9/6/2021).

Handi mengatakan, meski tidak sedikit pula masyarakat yang telah membayarkan pajak melalui aplikasi toko modern, pihaknya akan tetap menerapkan program sambang kampung ini secara rutin.

Hal tersebut sebagai upaya jemput bola yang dilakukan oleh Bapenda Kota Malang dalam memperoleh restribusi dari 9 jenis pajak yang ada.

Serta dalam rangka memberikan pelayanan bagi masyarakat yang kesulitan dalam melakukan pembayaran melalui e-SPPT PBB dan lebih memilih menggunakan sistem manual.

"Karena animo masyarakat yang tinggi ini, kami akan tetap lakukan, di tahun ini hingga tahun-tahun yang akan datang," ucapnya.

Jam operasional waktu pelayan program sambang kampung ini dimulai pada pukul 09.00 hingga 14.00 WIB, dengan menyediakan pelayanan segala macam jenis pajak kecuali BPHTB.

Masyarakat bisa membayar pajak restoran, pajak kafe, pajak kos-kosan dan jenis pajak lainnya..

"Kami berharap masyarakat bisa memanfaatkan layanan ini untuk merubah, memperbaiki data perpajakan mereka, terutama PBB, sehingga kedepan data yang mereka pegang itu sudah valid, baik itu dari segi luasan, nama dan lain sebagainya," tandasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved