Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Penjelasan Diskominfo Soal Data Kependudukan Warga Kabupaten Malang yang Diduga Bocor

Diskominfo Kabupaten Malang tak menampik adanya dugaan kebocoran data kependudukan milik warga

Penulis: Mohammad Erwin
Editor: isy
SURYAMALANG.COM/Mohammad Erwin
Ilustrasi - Rapat Koordinasi Satu Data Kependudukan di Pendapa Agung Kabupaten Malang. 

Berita Malang Hari Ini
Reporter: Erwin Wicaksono
Editor: Irwan Sy (ISY)

SURYAMALANG.COM | MALANG - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Malang tak menampik adanya dugaan kebocoran data kependudukan milik warga Kabupaten Malang sebanyak 3.165.815 data.

Menyadari hal tersebut, Diskominfo menyiapkan langkah pengamanan.

"Langkah-langkahnya kami telah melakukan back up di keamanan jaringan, dan sudah kami lakukan, jadi sudah aman," ujar Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Malang, Aniswaty Aziz pada Kamis (10/6/2021).

Demi memutus kebocoran, Diskominfo Kabupaten Malang telah mematikan sistem aplikasi SIPEDULI dan SIPADUKA.

Aplikasi SIPEDULI merupakan aplikasi kependudukan, seperti kepengurusan Kartu Keluarga, KTP, KIP dan Akta Kelahiran secara online via website sipeduli.malangkab.go.id.

Sedangkan SIPADUKA merupakan sistem pelayanan adminduk jalur khusus via online melalui Whatsapp untuk mengurus KTP Elektronik, KIA, Kartu Keluarga, Kartu Kelahiran, Kematian, dan aktivasi data.

Terkait penyebab kebocoran data, Anis tak menjelaskan secara gamblang.

"Kami memperkuat keamanan saja dan sudah kita lakukan," tutupnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved