Breaking News:

Berita Surabaya Hari Ini

RUU PPN Sembako 12 Persen Ditolak Ikappi Jatim

IKAPPI Jatim sangat merasa keberatan terhadap RUU yang akan memberlakukan PPN Sembako 12 persen

Editor: isy
SURYAMALANG.COM/Sugiharto
Ilustrasi - Tim Lumbung Pangan Jatim mempersiapkan sembako yang akan dijual di JX International, Surabaya, Senin (20/4/2020). 

Berita Surabaya Hari Ini
Reporter: Fikri Firmansyah

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) Jatim sangat merasa keberatan terhadap rancangan undang-undang (RUU) yang rencanannya akan diberlakukan untuk memberikan PPN sebesar 12 persen kepada sembako oleh Pemerintah Pusat.

Karena jika rencana itu disahkan, Ikappi Jatim menilai dampaknya sangat besar merugikan bagi pedagang maupun konsumen.

"Sejauh ini kami dari Ikappi Jatim sudah dapat arahan dari Ikappi pusat, IKAPI provinsi maupun daerah saat ini menyuarakan akan menolak keras rencana pemberlakuan RUU itu," ungkap Ketua Ikkapi Jatim, Agus Susilo, saat dihubungi TribunJatim.com (grup SURYAMALANG.COM) via telepon, Kamis (10/6/21).

"PPN sembako 12 persen Ini benar-benar rencana gila yang tidak berhati nurani, bahkan lebih dari pada gila," imbuhnya.

Ditanya apakah pihak Ikappi Jatim sudah mengabarkan perihal soal ppn sembako 16 persen kepada para pedagang di seluruh Pasar di Jatim, ia mengatakan sudah.

"Para pedagang sudah tau dan kami sudah memberikan edaran ke kepala pengelola seluruh pasar di Jatim. Kita berikan surat ke pengelola pasar," kata Agus.

Agus juga menambahkan, siapapun yang terlibat proyek PPN sembako 12 persen layak disebut lebih dari gila, lantaran mereka tidak langsung turun lapangan.

"Mereka tidak tau bagaimana penjualannya para pedagang sembako sudah turun 50-60 persen gegara akibat pandemi. Apalagi jika diterapkan ppn 12 persen kan sangat kasihan sekali," terang Agus.

Selain itu, masih kata Agus, perlu dilihat juga dari segi daya beli yang masih lemah bagi masyarakat.

"Berkaca dari semua itu, tentunya pedagang bisa gulung tikar jika kedepan ppn 12 persen untuk sembako ini benar disahkan," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved