Breaking News:

Nasional

Dua Pesepak Bola Junior Tewas Tersambar Petir saat Latihan di Lapangan Gunungkialir Tasikmalaya

Dua Pesepak Bola Junior Tewas Tersambar Petir saat Latihan di Lapangan Gunungkialir Tasikmalaya

Editor: Eko Darmoko
Wartakota
Ilustrasi 

Pelatih sepak bola kedua korban tewas, Nanang Mulyana (35) mengatakan, kejadian bermula saat dirinya tengah berlatih bersama 8 orang anak didiknya.

Saat terjadi hujan, dirinya bersama lainnya sedang berjalan ke pinggir jalan dan kedua korban masih berada di tengah lapang dekat gawang.

Tak berselang lama, lanjut Nanang, petir langsung menyambar dan membuat keduanya tergeletak dan meninggal dunia di lokasi kejadian.

"Kejadiannya saat kami akan menghentikan pelatihan karena turun hujan."

"Saat akan ke pinggir meneduh, dua korban masih di dalam lapangan dekat dengan besi gawang dan kejadian langsung saat petir terdengar keras," tambah Nanang.

Sementara itu, Ketua RW 14 Gunung Ceuri, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, Komarudin mengatakan, korban merupakan atlet sepakbola yang sering melakukan latihan bersama teman-temannya tergabung dalam Putra Junior.

Sebelum kejadian, korban sempat bermain ke Bandung dan luar daerah lainnya.

Adanya musibah tersebut membuat warga maupun teman-teman sekelasnya merasakan kehilangan.

"Korban Zaki ini akan naik kelas 3 MTs Asurul dan selama ini orangnya baik, tekun mengaji, solat dan memiliki sopan santun. Kami, dari warga sendiri merasa kehilangan apalagi anak ini memang sebagai altet sepakbola termasuk korban yang meninggal dunia di Cilingga juga sama sebagai atlet," katanya.

Kepala Polsek Cibeureum Polresta Tasikmalaya, AKP Suyitno, membenarkan kejadian dua korban meninggal akibat tersambar petir.

Mereka langsung dibawa ke rumahnya masing-masing untuk disemayamkan oleh keluarganya. "Benar, kedua korban telah dimakamkan langsung malamnya," singkat Suyitno. (Kompas.com)

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved