Berita Surabaya Hari Ini

FPPI Jatim Gelar Musda, Politisi Golkar Jadi Calon Terkuat

Forum Pemberdayaan Perempuan Indonesia (FPPI) Jawa Timur menggelar Musyawarah Daerah kedua, Sabtu (12/6/2021).

Editor: Eko Darmoko
suryamalang.com/Yusron Naufal Putra
Musda Forum Pemberdayaan Perempuan Indonesia (FPPI) Jawa Timur II di Surabaya, Sabtu (12/6/2021). 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Forum Pemberdayaan Perempuan Indonesia (FPPI) Jawa Timur menggelar Musyawarah Daerah kedua, Sabtu (12/6/2021).

Agenda yang berlangsung di Surabaya itu diantaranya akan memilih ketua DPD FPPI Jatim periode mendatang.

Ketua DPP FPPI Marlinda Irwanti mengatakan, pihaknya sengaja datang ke Jawa Timur untuk menghadiri secara langsung gelaran Musda ini.

"Harusnya (pengurus periode sebelumnya) selesai pada bulan Oktober 2020, tapi kemarin kita perpanjang karena kita ingin Musdanya demokratis," kata Marlinda Irwanti saat ditemui di Surabaya.

Sejauh ini, nama yang menguat untuk menjadi Ketua DPD FPPI Jatim adalah Yuli Andriani. Dia merupakan Bendahara DPC FPPI Surabaya. Selain itu, Yuli juga dikenal sebagai politikus Partai Golkar di Jawa Timur.

Kendati Yuli merupakan orang partai, Marlinda mengatakan, hal itu bukanlah persoalan. Sebab, sejak awal organisasi FPPI berdiri pada tahun 2009, memang diikuti oleh berbagai latar belakang.

Lintas suku bangsa bahkan lintas partai politik bergabung. Selama kepentingan untuk menguatkan perempuan tetap dijaga tak ada persoalan.

"Kami di DPP juga berwarna-warni," ungkapnya.

Pemilihan nantinya bakal berlangsung demokratis. Seluruh lini kepengurusan memiliki hak suara dalam forum Musda. Yaitu, perwakilan DPP, DPD serta perwakilan dari 11 DPC FPPI dari berbagai daerah di Jawa Timur.

Melihat perkembangan seperti itu, nampaknya jalan Yuli bakal mulus.

Namun meski, hanya satu orang yang menguat, Marlinda mengatakan, tahapan dalam forum Musda tetap bakal dilakukan sesuai ketentuan organisasi. Misalnya pembahasan mengenai rekomendasi dan semacamnya.

"Untuk apa pentingnya, minimal pandangan DPC bisa menjadi bekal ketua baru untuk melakukan perbaikan dan program yang lebih baik lagi," ujarnya.

Ketua yang baru hasil Musda ini, juga memiliki sederet pekerjaan rumah dan tantangan yang harus dilakukan dalam waktu dekat. Di antaranya, membentuk pengurus daerah di tingkat kabupaten/kota di seluruh wilayah Jawa Timur.

"Ketua DPD FPPI Jawa Timur harus bekerja keras, kita kasih waktu dua bulan atau tiga bulan seluruh kabupaten/kota di Jawa Timur harus terbentuk DPC," terangnya.

Di sisi lain, FPPI Jatim juga harus terus menguatkan peran serta kaum perempuan. Terutama, dalam upaya penanganan pandemi Covid-19 dari berbagai bidang.

Baik kesehatan maupun pemulihan ekonomi harus menjadi landasan dalam meningkatkan peran ditengah wabah ini. Upaya itu juga harus bermitra dengan pemerintah daerah.

"Kekuatan organisasi tergantung bagaimana kolaborasi dan kerjasama dengan instansi terkait," tambahnya. (Yusron)

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved