Breaking News:

Berita Batu Hari Ini

PAD dari Parkir di Kota Batu Diprediksi Sulit Terealisasi

PAD dari sektor retribusi parkir tepi jalan raya tampaknya tidak akan terealisasi dengan baik.

Penulis: Benni Indo | Editor: Zainuddin
benni indo/suryamalang.com
Keramaian Alun-Alun Kota Batu ketika libur panjang beberapa waktu lalu. 

Pemakai jasa parkir juga jarang menerima karcis dari jukir. Dikatakan Sujatmiko, tidak semua pemakai jasa parkir mendapat karcis, namun jika ada yang meminta, maka ia akan memberikan karcis tersebut.

Dikatakannya, satu bundel karcis berisi 180 lembar karcis. Jumlah itu tidak selalu habis dalam sehari.

Padahal, jumlah kendaraan yang parkir di kawasan alun-alun sangat banyak, apalagi jika di akhir pekan.

Kepala Bidang Parkir, Dishub Kota Batu, Hari Junaidi menerangkan, setoran hasil parkir dihitung berdasarkan jumlah karcis.

Untuk teknis pelaporan parkir dilakukan setiap satu minggu sekali. Setiap titik parkir diberi 100 karcis.

Keterangan Hari Junaidi ini berbeda dengan keterangan Sujatmiko yang mengaku setor Rp 70 ribu per hari, bukan sesuai jumlah karcis yang diberikan.

"Setorannya sesuai hitungan karcis. Kami sudah penandatanganan Satuan Ruang Parkir (SRP)."

"Karcis jadi alat kerja dan setiap satu minggu, jukir mengembalikan karcis,” katanya.

Kemudian hasil dari uang yang masuk ke Pemerintah Daerah dibagi 60 persen untuk jukir dan 40 persen masuk daerah. Ada sembilan SRP di Alun-alun Kota Batu.

Dari hasil kajian, potensi dari sembilan titik parkir setiap bulannya mencapai Rp 38 juta.

Halaman
1234
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved