Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Pendapatan Daerah Kota Malang Hampir Capai Rp 160 Miliar di Triwulan Kedua 2021

Memasuki triwulan kedua tahun 2021, capaian pendapatan Kota Malang menuai hasil yang cukup signifikan, yakni berada di angka Rp 160 miliar.

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: isy
Pemkot Malang
Wali Kota Malang Sutiaji. 

Berita Malang Hari Ini
Reporter: Kukuh Kurniawan

SURYAMALANG.COM, MALANG - Memasuki triwulan kedua tahun 2021, capaian pendapatan Kota Malang menuai hasil yang cukup signifikan, yakni berada di angka Rp 160 miliar.

Wali Kota Malang, Sutiaji, Minggu (13/6/2021), menjelaskan capaian pendapatan daerah tersebut baru tercatat dari sektor pajak daerah.

Artinya, belum termasuk pendapatan dari sektor retribusi dan yang lainnya.

"Laporan dari Bapenda (Badan Pendapatan Daerah) Kota Malang pajak daerah saja, selain retribusi dan lainnya itu, kita sudah terpenuhi hampir Rp 160 miliar. Ini baru triwulan dua," ujarnya kepada TribunJatim.com (grup SURYAMALANG.COM).

Menurutnya, capaian tersebut dinilai cukup optimal.

Karena masih ada sektor pendapatan lain, seperti dari pembayaran PBB (Pajak Bumi Bangunan) yang belum tuntas.

"PBB belum masuk semua, baru kurang lebih 14 persen yang sudah masuk," tambahnya.

Padahal, pada Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2020 lalu belum berhasil mencapai target, yakni dari target sebesar Rp 1,99 triliun, baru terealisasi Rp 1,95 triliun.

Salah satu penyebab kurangnya itu berasal dari sektor pajak daerah, yakni pendapatan pajak daerah yang ditargetkan sebesar Rp 425 Miliar, terealisasi sebesar Rp 351,7 Miliar.

Namun menurutnya, hal itu tidak mempengaruhi upaya Pemkot Malang untuk terus menggenjot PAD.

"Ini masih cukup wajar, karena di daerah lain itu turunnya malah jauh. Dulu asumsi kita turun 60 persen, ini tidak sampai 20 persen," jelasnya.

Menurutnya, penurunan pendapatan tersebut, salah satu sebabnya karena situasi pandemi Covid-19.

Ke depan, dengan terus peningkatan jumlah pendapatan yang masuk, pihaknya optimistis bahwa Kota Malang mampu menembus target pendapatan daerah di tahun 2021 dengan optimal. 

"Kalau targetnya tahun ini sesuai, Rp 629 miliar karena pandemi. Jika ini terus menerus, saya punya keyakinan ini akan terlampaui, sampai Rp 700 miliar pun terpenuhi di tahun 2021," tandasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved