Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Begini Jawaban Sutiaji Soal Silpa di Kota Malang yang Tinggi

Wali Kota Malang, Sutiaji, menjawab alasan kenapa sisa lebih pembiayaan anggaran (Silpa) APBD 2020 di Kota Malang mencapai Rp 567 Miliar

Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah | Editor: isy
Pemkot Malang
Wali Kota Malang Sutiaji 

Berita Malang Hari Ini
Reporter: Rifky Edgar
Editor: Irwan Sy (ISY)

SURYAMALANG.COM | MALANG - Wali Kota Malang, Sutiaji, menjawab alasan kenapa sisa lebih pembiayaan anggaran (Silpa) APBD tahun anggaran 2020 di Kota Malang mencapai Rp 567 Miliar.

Hal tersebut setelah Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Malang menyebutkan, bahwa angka silpa yang mencapai Rp 567 Miliar itu yang tertinggi dalam 10 tahun terkahir.

Sutiaji pun mengatakan, bahwa tingginya silpa tersebut akibat adanya refocusing karena sesuai dengan amanat undang-undang imbas dari adanya pandemi Covid-19.

"Kenapa silpa kita tinggi, jadi sesuai dengan amanat undang-undang kita karena ada refocusing. Harus ada 50 persen," ucapnya usai menghadiri rapat paripurna, Senin (14/6/2021).

Dengan adanya amanat tersebut, lanjut Sutiaji, maka apa yang dijalankan oleh setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemerintah Kota Malang harus direfocusing sampai Rp 130 Miliar.

Hal tersebutlah yang kemudian berpengaruh kepada serapan anggaran.

"Secara otomatis itu cukup berpengaruh pada serapan anggaran. karena sesuai amanat memang tidak boleh," ucapnya.

Sutiaji menambahkan, tingginya silpa tersebut kemudian dialokasikan untuk APBD 2021 agar nantinya tidak terjadi defisit.

"Ini sudah diasumsikan, supaya silpa ini untuk anggaran ini sudah dialokasikan. Sehingga uang tersebut tidak nganggur. Karena sesuai amanat undang-undang kan harus 50 persen dari belanja," ucapnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved